Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Bangunan Jembatan penghubung Kabupaten Sinjai dan Bulukumba yang dikerja beberapa bulan lalu yang terletak di Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, ternyata membuat masyarakat resah.
Akibatnya, Jembatan yang dibangun dengan Anggaran ratusan juta itu di duga dikerja asal-asalan hingga pembebasan Lahannnya
Di beritakan Sebelumnya terkait adanya pembasan lahan adanya dugaan pemotongan dana pembebasan lahan, saat itu sempat di komfirmasi, H.Norman minta haknya Masyarakat di kembalikan, “Saya hanya minta Pak Desa (rec.Abd Rahman) uangnya yang sudah di ambil di kembalikan karena haknya yang punya lahan” harapnya
Berita terkait: https://faktual.net/sengketa-lahan-pembangunan-jembatan-seret-nama-kades-pattongko/
Sangkala, warga Desa Pattongko yang rumahnya pas didekat jembatan merasah resah, Karna tak hanya air yang masuk di rumahnya namun, akses jalan ke rumahnya pun tidak tersedia.

“Takut taludnya runtuh, karena pertamanya retak namun Pihak pekerja datang untuk menempel keretakanya. Namun beberpa Minggu kemedian retak lagi dan retakanya lebih parah dari sebelumya,” kata Sangakala, Kamis (04/02/2021).
” Tak hanya itu, rumah kami juga dikepung air dan yang lebih parahnya lagi akses jalan kerumah kami tidak ada. Jadi kami harus basah-basahan melewati air jika keluar dan pada saat air pasang, air hampir masuk kerumah saya,” Tambahnya.
Terpisah, pihak PU Provinsi, Bahrun, yang sempat dikonfirmasi tim menuturkan bahwa pihaknya tela mengetahui.
“Besok saya akan turun meninjau ke lokasi,” ucapnya
Sementara di tepis pihak pelaksana saat di komfirmasi H.Norman menjawab singkat
“Saya sudah tidak terlibat lagi disitu dinda” tutupnya.
Editor:Dzul















