Faktual.Net, Sinjai, Sulsel, Pasca perluasan jalan bulan Agustus lalu jalan di Dusun Tonrong Desa Terasa kondisinya semakin memperihatinkan dan bergulatan Lumpur musim hujan tiba.
jalanan kami ini kondisinya semakin parah dan memperihantinkan ibarat genangan kerbau sebab baru dua hari diguyur hujan dan di ketahui merupakan akses utama Jalur memperlancar roda perekononomian warga setempat khusus Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai,
Desa Terasa yang berbatasan Langsun dengan Kecamatan Bonto Cani kabupaten Bone, sebagai daerah berjarak sekitar 65 km dari Ibu kota Sinjai, ditambah lagi akses jalan berbeda dengan kecamatan yang lain mulus dan beraspal.
Sebagai daerah yang termasuk daerah terpencil sangat butuh perhatian khusus dari pemerintah daerah Kabupaten Sinjai, khususnya bidan Infrastruktur jalan apalagi masyarakatnya mayoritas sebagai petani/pekebun.
Adapun hasil tani yakni cengkeh, coklat, kopi dan tanaman produktif lainnya, jalan di Dusun Tonrong Desa Terasa sangat sulit dilalui kendaraan roda dua terlebih roda empat saat musim hujan.
Seperti halnya di ungkap warga Dusun Tonron bernama Syamsul, mengatakan “jalanan kami ini licin dan juga terjal kondisinya sudah seperti genangan kerbau jangankan mobil (roda empat) sedangkan motor(rods dua) saja sulit dilalui jadi kami warga setempat memilih jalan kaki ketimbang naik motor(roda dua) saat aktivitas keluar rumah” katanya.
Pemerintah setempat dan terkhusus pemerintah daerah, jalan tersebut dan pembangunannya kedepan diprioritaskan terutama pada infrastruktur jalanan.
“Saya berharap kepada pemerintah setempat dan terkhusus pemerintah daerah agar jalanan kami ini juga diperhatikan pembangunannya kedepan agar diprioritaskan terutama pada infrastruktur jalanan” harapnya.
(Dzul)
















