Faktual.Net, Kendari, Sultra – Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 2019.2 Universitas Halu Oleo (UHO) gelar sosialisasi penyampaian program kerja kepada masyarakat yang akan dijalankan selama kegiatan KKN berlangsung.
Kegiatan sosialisasi Mahasiswa KKN berlangsung di Kantor Lurah Talia, Kecamatan Abeli Kota Kendari pada Kamis, (19/11/2020).

Ahmad selaku Koordinator Kelurahan Mahasiswa KKN dalam sambutannya mengucapkan rasa hormat dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Talia, juga Sekretaris Camat Abeli yang turut hadir, karena telah menerimanya dalam melaksanakan KKN di Kelurahan Talia.
Aktivis PMII itu juga menyampaikan, bahwa ada beberapa program kerja yang akan dilaksanakan selama pelaksanaan KKN, di antaranya kegiatan bakti sosial, sosialisasi penanganan Covid-19, pembuatan arah jalan, penanaman bunga, pembinaan masyarakat di masjid dan Futsal.
Ia berharap agar masyarakat mendukung proker yang akan dijalankannya, begitupun anggota mahasiswa KKN lainnya harus membangun ke akraban bersama masyarakat.
“Kami berharap masyarakat mendukung proker yang akan kami jalankan, begitupun mahasiswa harus membangun ke akraban dengan masyarakat,” harap pemuda Butur itu.
Mendengarkan paparan program kerja Mahasiswa KKN, banyak tanggapan dan masukan dari masyarakat salah satunya dari Arking Hair, S. IP, M. A. P selaku Kepala Kelurahan Talia.
Lurah menjelaskan bahwa KKN merupakan kelompok, jadi Seluruh Mahasiswa KKN harus saling membantu dan membangun kerja sama bersama masyarakat Kelurahan Talia.
“KKN inikan kelompok, jadi dalam sebuah kelompok harus kerja sama sama saling bekerja sama dengan masyarakat Talia,” ucap Arking Hair.
Lurah juga berharap agar mahasiswa KKN agar tetap bersemangat selama melaksanakan kegiatan KKN. Ketika nantinya terjadi masalah mahasiswa KKN mendiskusikannya secara baik-baik.
Sementara itu, Dasri Selaku Sekretaris Camat Abeli menyampaikan agar program kerja yang akan dijalankan tidak terlalu banyak, hawatirnya program kerja yang sudah disusun tidak bisa terealisasi.
“Proker yang akan dilaksanakan jangan terlalu banyak dikhawatirkan tidak akan terealisasi,” tutur Sekcam Abeli itu.
Reporter: Rasidman
















