Example floating
Example floating
DaerahPemerintahanPendidikan

Pantja Kembali Berulah, Farida Ganti Kendalikan SMP N 1 Tikep

×

Pantja Kembali Berulah, Farida Ganti Kendalikan SMP N 1 Tikep

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Tidore. Setelah diberhentikan sebagai kepala sekolah SMP Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan Pantja Hendarti Heni Sriwinarti yang dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan internal akibat diduga begitu tertutup dan sempat di demo oleh sejumlah guru-guru di SMP Negeri 1 Kota Tikep Berapa bulan lalu.

Mantan kepala sekolah itu kembali berulah dengan tidak mau menandatangani ijazah para siswa lulusan tahun ini, sehingga kembali diadukan oleh orang tua wali murid ke pihak kepolisian Resort Tidore untuk dilakukan penyelesaian.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Padahal menurut kepala Dinas Pendidikan Kota Tikep Ismail Dukamalamo saat ditemui sejumlah media di kantornya, mengatakan bahwa pergantian terhadap Pantja dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2018, sementara penyerahan ijazah yang diberikan Dinas Pendidikan ke SMP 1 dimulai sejak tanggal 5 Juli 2018 dengan harapan pada tanggal 12 Juli ijazah tersebut bisa dibagikan ke siswa-siswsi, apalagi ujian yang dilakukan itu masih pada Kepemimpinan Pantja.

“Dia tidak mau menandatangani ijazah dengan alasan merasa dizolimi karena telah digantikan, bahkan saya sudah minta berulang kali namun dia tetap tidak mau, bahkan Ijazah itu sendiri setelah diambil dia tidak tulis isinya, sehingga yang menulis isinya itu adalah Plt yang baru diangkat yakni Ibu Farida Dukomalamo,” kisahnya.

Baca Juga :  Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan 750 Paket Sembako di Bojongsari Depok

Untuk itu agar mempermudah pelayanan dan kebijakan di SMP Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Ismail menuturkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menetapkan pimpinan devenitif bagi SMP Negeri 1 Kota Tikep.

“Pergantian ibu Pantja ini sudah sesuai dengan prosedur, karena kami telah melalui proses pembinaan, jadi Insya allah dalam waktu sehari dua kami akan menetapkan pejabat devinitif untuk kepsek SMP 1,” jelasnya.

Sekedar diketahui, terkait masalah penandatanganan ijazah yang sebelumnya tidak mau ditantadatangani oleh mantan kepsek SMP 1 itu, sehingga diadukan ke pihak kepolisian. ahirnya yang bersangkutan kemudian legowo dan telah melakukan penandatanganan sebanyak 200 ijazah siswa-siswi SMP 1 yang telah lulus ujian, pada Senin 17 september 2018 di Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan.

Penulis : Suratmin Idrus

Tanggapi Berita Ini