Faktual.Net. KepsulMalut.
Ketinggian ombak mencapai 3 4-5 meter. Akibatnya, luapan air laut menggenangi jalan dan rumah warga, di desa waitamela bahkan Air rob yang menggenangi rumah warga ada 50 cm hingga 1 meter,”
Menurut Burhanudin Buamona, yang juga mantan politikus PKB itu menyempaikan kepada Faktual.Net. saat di hubungi pada hari Kamis 08/06/2020 melalui fia WhatsApp.
“Bahwa musim gelombang dan angin kencang tiba, masyarakat yang berada di pesisir pantai sangatlah merasa khawatir karena tingginya gelombang yang mencapai 3 4-5 meter sering hantam rumah dan bahkan jalan dapat tergenangi air rob
“Burhanudin juga menyampaikan, bahwa kami Masyakarat desa waitamela mengharapkan, perlunya perhatian pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk membuat tanggul sehingga tidak lagi terjadi hal yang sama seperti ini.”
“Sebab suda bertahun tahun warga desa waitamela menderita akibat tingginya gelombang dan air rob tergenang rumah warga dan jalan, saat musim gelombang dan angin timur” pungkasnya.
Hal ini perlunya perhatian yang serius oleh Pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk membuat tanggul penahan ombak di desa waitamela sehingga bila musim ombak tiba tidak lagi terjadi hal yang sama seperti ini.














