Example floating
Example floating
BeritaDaerahKesehatanPemerintahan

DPRD Siap Geser Anggaran Sekretariat Untuk Kebutuhan Masyarakat

×

DPRD Siap Geser Anggaran Sekretariat Untuk Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Tidore. Setelah mengeluarkan rekomendasi terkait dengan Lock Steril pintu masuk melalui pelabuhan di Kota Tidore Kepulauan selama 14 hari kedepan dan dimulai pada Senin, (30/3/20), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan juga siap menggeser anggaran DPRD melalui Sekretariat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Tikep Ahmad Ishak saat diconfirmasi media ini, Senin, (30/3/20), dia mengatakan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah kota Tikep dalam menghadapi virus corona dengan melakukan lock steril disemua pelabuhan, agar pemerintah daerah dengan mudah memantau pergerakan dan aktifitas masyarakat, namun jika pemerintah daerah memiliki pertimbang lain sehingga belum bisa dilakukan lock steril maka perlu untuk disampaikan ke DPRD.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Kalau menurut saya sudah harus dilakukan lock steril pada senin besok, dan pemerintah daerah sudah harus menyiapkan data untuk kebutuhan bagi masyarakat, dan berapun besaran anggaran yang dibutuhkan kami DPRD sudah bersepakat untuk mendukung 100 persen, bahkan kami juga sudah siap untuk menggeser anggaran sekretariat DPRD demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Politisi PDIP ini juga memberi apresiasi atas langkah pemerintah daerah yang begitu intens memantau dan mengawasi penyebaran virus corona baik melalui pelabuhan maupun pembentukan Tim Satgas di setiap kelurahan dan desa, bahkan diapun mengaku jika dari langkah tersebut kemudian membangun kesadaran bersama bagi masyarakat untuk berperan aktif menghadapi Corona.

“Saat inikan kita juga bisa melihat bahwa dari langkah yang dilakukam pemda seperti himbauan dan lain sebagainya membuat masyarakat paling bawah juga ikut berperan untuk saling mengingatkan,” tambahnya.

Senada disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kota Tikep Ratna Namsa, dia mengatakan alasan DPRD mengeluarkan rekomendasi untuk Lock Steril wilayah Kota Tidore Kepulauan karena persoalan Corona sudah masuk dalam kategori tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sampai pada tanggal 29 Mei 2020, sehingga dengan adanya kebijakan lock steril maka pemerintah tinggal menyiapkan berbagai alat kebutuhan yang diperlukan petugas kesehatan maupun kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Bantu Evakuasi Cincin Remaja, Damkar Polman Paparkan Data Pelayanan Publik

“Kondisi saat inikan Tidore masih banyak kekurangan dalam menghadapi corona, untuk itu perlu dilakukan lock steril agar petugas medis kita ini mudah mengidentifikasi masyarakat Tidore baik yang sudah terjangkit atau belum,selain itu petugas medis juga memenuhi kebutuhan mereka mengenai alat medis lainnya,” tuturnya.

Olehnya itu pada rapat lanjutan yang akan digelar oleh DPRD dan pemerintah Daerah Kota Tikep pada senin besok, Ratna berharap pemerintah daerah kota Tikep sudah dapat menyiapkan data-data mengenai masyarakat yang menerima bantuan berupa sembako dan obat-obatan berupa vitamin.

“Saat ini pemda sudah menyiapkan dana tak terduga senilai Rp. 2,5 Milyar, yang kami harapkan dari dana tersebut sudah dapat diperjelas mengenai rincian kebutuhan bagi petugas medis, pengamanan dan masyarakat penerima bantuan diluar dari pejabat, PNS, TNI dan Polri,” terangnya.

Sementara mengenai target anggaran yang harus disiapkan oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, kata Ratna harus mencapai 20 Milyar, bahkan berapapun besar anggarannya DPRD tetap mendukung yang terpenting persoalan ini dapat dilengkapi dengan data yang akurat.

“Pemerintah pusat sudah memberikan perintah untuk mengubah struktur APBD ketika menghadapi kondisi luar biasa ini bahkan dana desa juga bisa diperuntuhkan untuk masalah ini, jadi pemerintah daerah harus menyiapkan data untuk kita alokasikan anggarannya pada semua aspek dalam rangka pencegahan covid-19,” tegasnya.

Untuk itu politisi Partai Amanat Nasional ini berharap agar pemerintah daerah harus dengan cepat untuk melakukan tanggap darurat, dan terus bersigap di lapangan, tidak boleh lengah dan terus mengawasi warga yang apabila sudah terjangkit maka harus dengan cepat untuk mengambil langkah guna menyelamatkan masyarakat.

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini