Example floating
Headline

Libertus Sagala Kasie Sudin BM Jakut : Kalau Ada Item Pekerjaan Yang Tidak Terpasang Maka Akan Kita Potong

×

Libertus Sagala Kasie Sudin BM Jakut : Kalau Ada Item Pekerjaan Yang Tidak Terpasang Maka Akan Kita Potong

Sebarkan artikel ini
Buner kontraktor sudin BM Jakutdan pekerjaan dilokasi
Buner kontraktor sudin BM Jakutdan pekerjaan dilokasi

faktual.net, Jakarta – Libertus Sagala yang menjabat sebagai Kepala Seksi Jalan, Jembatan dan Kelengkapan Jalan di Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa(20/10), memberikan penjelasan saat dikonfirmasi informasi publik terkait Pekerjaan Proyek oleh kontraktor.

Konfirmasi informasi publik wartawan media online faktual.net. Selamat siang Pak ijin konfirmasi informasi publik, bagaimana pendapat bapak melihat pekerjaan spt dlm foto ?

Libertus Sagala menanggapi dokumenter foto pekerjaan pemasangan U-ditch oleh kontraktor.Inilah tanggapan melalui Whatsappnya :

1. Semua item yg ada di RAB kita instruksikan utk dilaksanakan sebaik2nya.

2. ⁠Apabila di lapangan ada yg tdk sesuai maka akan kita layangkan surat teguran atau surat peringatan.

3. ⁠Dan kalau ada item pekerjaan yg tidak terpasang maka akan kita potong.

Lanjut konfirmasi Wartawan media online faktual.net, Apakah hanya cukup dgn teguran saja dan bagaimana dgn kontruksi yg tdk terpasang hanya dipotong pembayaran saja? Dan bagaimana dgn mutu (kualitas n kuantitas) hasil pekerjaannya? Apakah sama hasilnya jika pekerjaannya terpenuhi dgn BOQ, Gambar maupun KAK dan atau RAB? Trims

Jawab Libertus Sagala

Terkait mutu akan ada pengujian di lab.

Dilanjutkan konfirmasinya yang tidak ada tanggapan lagi dari Libertus Sagala:

Siapa yg melakukan dan kapan pelaksanaannya? Samakah mutu serta kekuatan pemasangan U-ditch dgn lantai kerja dgn tdk ada landasan lantai kerja nya?

Konfirmasi informasi publik ini dilakukan juga kepada Kasudin Bina Marga Jakut Darwin Ali tetap belum ditanggapi.

Sementara itu Pegiat Media sosial Parulian Somarke, S.E, menanggapi tentang pekerjaan kontraktor melalui WAnya,

“⁠kalau ada penjelasan, item pekerjaan yang tidak terpasang maka akan kita potong”.Apakah Tanggapan Anda? Dan Tanggapan Parulian Somarke,

Pertanyaan…,Lantas buat apa dibuat perencanaan dan dianggarkan lagi. Ini jawaban klasik. Dan tidak masuk akal.

Masalahnya dipotong atau tidak, bukan itu jawabannya, Lantas bagaimana dengan kwalitas U-ditch tersebut.

Baca Juga :  Santri Gabung Pemuda Indonesia Raya, Usung Misi Presiden Prabowo Dua Periode dan Kawal Asta Cita hingga 100 Tahun ke Depan

Siapa yang bisa menjamin tidak terjadi pergeseran akibat tanpa pondasi.Sama aja membangun rumah tanpa pondasi.

LanjutnyaTerkait dampaknya

Dampak tidak menggunakan lantai kerja saluran u-ditch seperti lantai kerja t-5 cm dan pasir urug t-10 cm antara lain:

(1).menyebabkan struktur saluran kehilangan tumpuan stabil, mudah amblas, bergeser, dan air tidak mengalir lancar. Saluran amblas dan berges. 

(2).Beban berat u-ditch dan air di atas tanah galian yang labil akan menyebabkan penurunan tanah (settlement).

(3).Akibatnya, u-ditch cepat miring atau turun sebelah. Elevasi dan kemiringan.

(4).Lantai kerja dan pasir urug berfungsi mengatur level kemiringan dasar saluran agar air bisa mengalir kontinu.Tanpa lantai kerja dasar u-ditch menjadi bergelombang (tidak simetris), sehingga air tergenang dan memicu endapan lumpur serta sedimentasi.

(5).Akibat sambungan pecah/lepas. Ketika salah satu u-ditch amblas secara tidak merata, sambungan antar unit akan tertarik, retak, atau lepas.Hal ini membuat air bocor ke dalam tanah atau pasir di sekitar saluran tergerus.

(6).Resiko erosi dan kerusakan dini sehingga aliran air yang langsung menggerus tanah dasar tanpa pelindung beton lantai kerja memperbesar risiko erosi lokal hingga memperpendek usia pakai infrastruktur drainase, dan berpotensi melanggar spesifikasi teknis / kontrak kerja.

Akibat hasil kerja tanpa lantai kerja,

Tidak hanya itu, akibat Pemasangan u-ditch tidak rata:

1. akan menyebabkan genangan di dalam saluran.

2. Sambungan antarsegmen tidak diperkuat dan mengakibatkan air bocor keluar.

3. menggunakan beton tidak standar akan cepat retak dan menurunkan daya tahan U-ditch. 

4. Hingga Berpotensi terjadi kerugian Negara.

Ditempat lain Penggiat LSM Caraka Rudy Milyar, menanggapi dengan sinis, Gubernur DKI Jakarta yang mendekati peduli menyelamatkan “Uang Republik” zaman Era BTP (katanya cari di google kepanjangannya).

“Masa maling kalau ketahuan di kembalikan , kalau tidak ketahuan di telan semua,” Ucapnya.

Liputan : Zulkarman

Tanggapi Berita Ini