Faktual.net – Jakarta – Pemilik Sasana Jalan Panjang, Nelson Nainggolan, sekali gus sebagai promotor menegaskan bahwa event combat sport yang digelarnya bukan sekadar hiburan sesaat. Fokus utama adalah mencetak atlet berprestasi dengan sistem yang terprogram dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Nelson menyebut kerja sama dengan para sponsor dan tamu undangan sebagai langkah awal menjajaki kolaborasi yang lebih luas. “Kita pada dasarnya menjajaki kerja sama dengan siapa saja. Selama ini kita di Lombok, sekarang coba buka ke daerah lain. Mudah-mudahan kerja sama ini berjalan panjang,” ujarnya.
Event Rutin dan Skala Profesional
Ada wacana dari Pak syahmudrian lubis selaku _track utama_ Ancol Champion agar kegiatan ini digelar sebulan sekali. Untuk tahap awal, Nelson menargetkan berjalan selama 6 bulan terlebih dahulu.
“Karena kita bergerak di bidang combat sport profesional, bukan yang ditanggung pemerintah, pasti perlu dana. Kita tidak munafik soal itu. Makanya kita menyambut baik kerja sama ini. Harapannya event awal sukses, nanti bisa ada volume 2, 3, dan seterusnya,” jelas Nelson.
Untuk mengefisiensi biaya promotor, event ini dinaungi *ICC Combat Council*. “Kenapa pakai ICC? Karena dia bisa menaungi tinju industri. Jadi dalam satu event kita tidak perlu pakai 3 atau 4 badan yang berbeda. Lebih hemat dan fokus,” terangnya.
Menepis anggapan bahwa event kemarin adalah “puncak”, Nelson menyebut kegiatan rutin justru sudah berjalan. “Kita setiap 2 minggu kerja sama dengan Next dan Video Studio untuk pembibitan fighter seluruh Indonesia. Sebulan 2 kali di Studio Penta Kebun Jeruk.
Himbauan: Tinju Bukan Sekadar Hura-hura
Nelson menyampaikan pesan motivasi khusus untuk pembibitan dan dunia tinju nasional. Sebagai senior di dunia promotor, ia menyoroti pentingnya prestasi di atas euforia.
“Dalam head boxing ini kita tidak sekadar membuat pertandingan hura-hura tanpa prestasi. Saya bilang dari hati: ada banyak promotor lain, tapi jangan lupa prestasi,” tegasnya.
Ia mencontohkan langkah konkret yang sudah dilakukan, termasuk kerja sama dengan Wali Kota Tangerang. Targetnya mencetak petinju yang bisa masuk peringkat dunia tahun ini, atau paling lambat tahun depan.
“Event ini kita program dan struktur untuk menciptakan juara. Bukan hanya ikut-ikutan karena hiv-nya lagi tinggi. Terima kasih,” tutup Nelson.
Tentang Sasana Jalan Panjang
Sasana Jalan Panjang adalah sasana combat sport yang aktif membina petinju profesional di Indonesia. Dengan dukungan ICC Combat Council, sasana ini berkomitmen menggelar event secara rutin untuk mencetak atlet berprestasi ke level nasional hingga dunia.
Ros
















