Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Aktivis minta APH periksa menyeluruh LPJ dapur pa’dinging yang diduga jadi ajang korupsi

×

Aktivis minta APH periksa menyeluruh LPJ dapur pa’dinging yang diduga jadi ajang korupsi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,Takalar,Sulsel – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi titik kritis karena berbagai masalah di lapangan, mulai dari tata kelola anggaran hingga higienitas.

Kasus makanan berulat dan ipal di dapur pa’dinging kabupaten takalar sangat memperlihatkan lemahnya standardisasi operasional, sehingga program yang seharusnya meningkatkan gizi justru berisiko menjadi ancaman kesehatan bagi siswa.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sistem pengawasan yang rapuh membuat program bernilai triliunan rupiah ini dikhawatirkan hanya akan menjadi pemborosan anggaran tanpa hasil nyata.

Banyak rentetan masalah yang muncul di dapur pa’dinging mulai dari pemecatan dan tata kelola anggaran hingga aspek higienitas menuntut pemerintah untuk segera melakukan penutupan, ketimbang sekadar mempertahankan citra program di permukaan.

Penutupan ini semakin mendesak menyusul mencuatnya berbagai kasus makanan berulat dan pemecatan kariawan di dapur pa’dinging yang menimpa siswa penerima manfaat.

Alih-alih menjadi solusi perbaikan gizi, lemahnya standardisasi operasional justru mengubah program strategis ini menjadi ancaman kesehatan massal yang membayangi anak-anak sekolah.

Sistem pengawasan yang ada saat ini terbukti bolong-bolong dan rapuh. Tanpa adanya pembenahan sistemik dari sabang sampai maraoke program triliunan rupiah ini dikhawatirkan hanya akan menjadi ladang pemborosan anggaran yang gagal mencapai target substansialnya.

Baca Juga :  Pelantikan Penjabat Kepala Desa Kepandean Diterpa Isu Tak Sedap, Camat Beri Jawaban Menohok

Merespons situasi tersebut, wahyu salah satu aktivis dikabupaten takalar, menegaskan bahwa upaya menyelamatkan program MBG tidak boleh diartikan sebagai pembenaran terhadap seluruh kebijakan yang selama ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Menyelamatkan program MBG bukan berarti membela semua keputusan BGN,” kata wahyu saat di temui di salah satu warkop, Selasa (9/6/2026).

Lanjut, berbagai kasus makanan berulat dan pemecatan yang terjadi di dapur pa’dinging harus menjadi alarm serius bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memeriksa kepala dapur dan bendahara agar pengawasan terhadap program tersebut.

Kami menilai dapur MBG pa’dinging merupakan paling krusial dalam rantai penyelenggaraan program karena seluruh proses pengolahan makanan berlangsung di tempat tersebut.

Kami yakin dan percaya di bawah kepemimpinan Bapak Kejari takalar sekarang yang fokus dengan penegakan hukum, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, namun tentunya didukung dengan anggota yang sejalan.

“Kami meminta agar kejaksaan negri takalar langsung turun ke lapangan melihat kondisi yang ada di dapur MBG pa’dinging.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit