Faktual.Net, Kendari, Sultra — Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menyampaikan pamit kepada Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, usai mengakhiri masa tugasnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Sulawesi Tenggara sejak Januari 2023 hingga April 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kendari pada Senin, 20 April 2026 lalu, sebagai bagian dari silaturahim dan penyampaian langsung keputusan Asrun Lio untuk kembali melanjutkan pengabdian di dunia akademik.
Dalam kesempatan itu, Asrun Lio juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda, BUMD, ASN, serta masyarakat Sultra atas kerja sama dan kebersamaan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Sekda.
Ia menuturkan bahwa perjalanan birokrasi yang dilaluinya di Pemerintah Provinsi Sultra merupakan proses panjang pengabdian, mulai dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas definitif, Pelaksana Harian (Plh) Sekda, Penjabat Sekda, hingga Sekda definitif.
“Seluruh tahapan tersebut merupakan amanah yang saya jalani dengan penuh tanggung jawab bersama seluruh jajaran,” ujarnya.
Asrun Lio menyampaikan bahwa keputusan kembali ke dunia akademik merupakan bagian dari upaya melanjutkan cita-cita sebagai Guru Besar (Profesor), sekaligus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan dan keilmuan.
“Ini adalah kelanjutan pengabdian saya di ruang yang berbeda dan merupakan tempat dimana saya berasal, yakni dunia akademik,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan di Sulawesi Tenggara merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, bukan kerja individu semata.
Di akhir pernyataannya, Asrun Lio menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan, serta berharap Sulawesi Tenggara terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dirgahayu Provinsi Sultra ke 62 Tahun 2026.
“Pengabdian tidak berhenti, hanya berpindah ruang. Saya berasal dari kampus dan kembali ke kampus,” tutupnya.
(RED)











