Example floating
Example floating
Headline

Matsani Ungkap Strategi Pamungkas Jaga Kerukunan Lintas Agama

×

Matsani Ungkap Strategi Pamungkas Jaga Kerukunan Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta Selatan, DKI Jakarta – Rabu (17/9/2025) – Aula Paroki Kosambi Baru menjadi saksi sebuah pertemuan penting yang bisa jadi penentu arah Jakarta ke depan. Di tengah riuhnya isu intoleransi yang menghantui ibu kota, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, H. M. Matsani, M.Si., tampil dengan pernyataan mengejutkan sekaligus menenangkan.

Dalam diskusi lintas agama yang digelar Rabu (17/9) lalu, Matsani tanpa tedeng aling-aling menyebut bahwa keberagaman Jakarta adalah pedang bermata dua. “Jika tidak dikelola dengan baik, perbedaan bisa jadi bom waktu yang siap meledak. Tapi jika dirawat dengan penuh kesadaran, perbedaan justru akan menjadi energi dahsyat untuk membangun Jakarta,” tegasnya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Matsani, yang dikenal sebagai birokrat berpengalaman dalam bidang ketahanan bangsa, politik, dan kerukunan masyarakat, menekankan pentingnya dialog lintas agama sebagai salah satu kunci utama. Menurutnya, forum seperti ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tapi juga wadah untuk meredam potensi konflik dan memperkuat persaudaraan.

Baca Juga :  Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi

“Suara para tokoh agama sangat krusial. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga kedamaian dan merawat toleransi di tengah masyarakat,” ujarnya dengan nada serius.

Tak hanya itu, Matsani juga menyinggung soal komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk dalam hal pembangunan rumah ibadah. Ia memberikan contoh bagaimana komunikasi yang baik dapat memfasilitasi berbagai permohonan yang masuk.

“Pemerintah hadir untuk semua. Kami akan terus berupaya menciptakan iklim sosial yang kondusif, karena ini akan berdampak positif bagi investasi, perekonomian, dan kerjasama internasional Jakarta,” jelasnya.

Pernyataan Matsani ini seolah menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat Jakarta. Bahwa menjaga kerukunan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Jika tidak, Jakarta bisa jadi kota yang terpecah belah dan kehilangan daya saingnya di kancah global.

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit