Faktual.net – Jakarta– Panitia penyelenggara *Pattimura International Big Fight* melakukan langkah konsolidasi strategis dengan membagi tim menjadi dua kelompok untuk melakukan audiensi serentak kepada pimpinan daerah Maluku. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan agenda utama melaporkan persiapan event tinju internasional yang akan digelar pada 29 Mei 2026.
Audiensi Serentak di Jakarta dan Ambon
Tim A yang dipimpin oleh Pembina Promotor Letkol Inf. G. Borlak, S.Sos., M.M. bersama Promotor Nikolas Johan Kilikily, S.H., M.H. melaksanakan audiensi dengan Gubernur Maluku di Hotel Grand, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sementara itu, Tim B yang dipimpin oleh Co-Promotor Yance Rahayaan dan Pembina FTP Cosmas Refra, S.H., M.H. bertemu langsung dengan Ketua DPRD Provinsi Maluku di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon.
Pembagian tim ini dilakukan agar penyampaian informasi dan koordinasi dapat berjalan efektif, mengingat jadwal kegiatan yang semakin dekat.
Tujuan dan Makna Event
Dalam audiensi tersebut, panitia memaparkan progres persiapan Pattimura International Big Fight yang akan berlangsung pada 29 Mei 2026. Event ini dirancang sebagai ajang tinju profesional dan amatir yang memperebutkan beberapa gelar bergengsi, yaitu:
1. Sabuk Emas Gubernur Maluku
2. Sabuk Emas Gubernur Maluku Utara
3. Sabuk Emas Ketua DPRD Maluku
4. Sabuk Emas Ketua DPRD Maluku Utara
5. Piala Terbaik Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura
Selain sebagai kompetisi, event ini dimaksudkan untuk menjadi wadah pembinaan atlet tinju muda Maluku dan Maluku Utara, sekaligus mempererat hubungan olahraga antarprovinsi di kawasan Maluku.
Dukungan Penuh dari Pemimpin Daerah
Baik Gubernur Maluku maupun Ketua DPRD Provinsi Maluku menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka menilai Pattimura International Big Fight sebagai momentum penting untuk membangkitkan kembali gairah olahraga tinju di daerah, baik di level amatir maupun profesional.
“Event ini sejalan dengan semangat kebangkitan prestasi olahraga di Maluku. Kami berharap ini menjadi ajang yang melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional dan internasional,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Langkah Selanjutnya: Koordinasi dengan Maluku Utara
Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa kurang dari dua pekan, panitia menyatakan akan segera melakukan audiensi serupa dengan Gubernur Maluku Utara dan Ketua DPRD Maluku Utara. Koordinasi direncanakan dilakukan di Jakarta maupun langsung di Ternate, guna memastikan dukungan penuh dari kedua provinsi yang menjadi bagian dari sejarah dan identitas Pattimura.
Panitia optimistis bahwa dengan niat baik dan program yang jelas, dukungan dari pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga di Maluku dan Maluku Utara akan hadir secara maksimal
Pattimura International Big Fight merupakan event tinju berskala internasional yang diinisiasi untuk menghormati semangat juang Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan potensi olahraga, pariwisata, dan budaya Maluku ke kancah yang lebih luas.
Panitia mengajak seluruh masyarakat Maluku dan Maluku Utara untuk mendukung dan menyukseskan acara ini sebagai bagian dari kebanggaan daerah.
Reporter: Rosmauli

















