Faktual.net Gowa, Sulsel- 20 Agustus 2025 — Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) YAPIT Malakaji bernama Azzam Zulfikri, atau akrab disapa Nojeng, mendadak menjadi sorotan publik setelah aksinya memanjat tiang bendera untuk menyelamatkan Sang Merah Putih viral di berbagai media sosial, terutama Facebook dan TikTok.
Kejadian tersebut berlangsung pada upacara penurunan bendera dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, di halaman Kantor Camat Tompobulu, Kabupaten Gowa. Saat prosesi penurunan, bendera sempat tersangkut di ujung tiang. Tanpa ragu, Nojeng yang masih duduk di bangku kelas VIII itu langsung memanjat tiang bendera demi menyelamatkan kehormatan Sang Saka Merah Putih.
Tindakan heroik tersebut disaksikan ratusan peserta upacara dan langsung menuai tepuk tangan meriah. Video keberanian Nojeng kemudian tersebar luas di media sosial, ditonton ribuan kali, dan bahkan masuk dalam pemberitaan media nasional.
Atas keberaniannya, Polres Gowa memberikan penghargaan dan hadiah khusus kepada Nojeng. Penyerahan dilakukan di Mapolres Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, diserahkan langsung oleh Kapolres Gowa. Dalam kesempatan itu, Kapolres juga berfoto bersama Nojeng sebagai bentuk apresiasi atas jiwa nasionalisme yang ditunjukkannya.
“Kami sangat bangga dengan keberanian Azzam Zulfikri atau Nojeng. Aksi spontan ini menunjukkan kecintaan pada merah putih dan semangat perjuangan yang harus terus diwarisi oleh generasi muda,” ujar Kapolres Gowa.
Nojeng sendiri merupakan putra daerah yang berdomisili di Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu. Banyak pihak berharap, kisahnya bisa menjadi inspirasi seperti pemanjat tiang bendera dari NTT beberapa tahun lalu yang kini telah lulus menjadi prajurit TNI.
Masyarakat luas memberikan doa dan dukungan agar langkah Nojeng terus diberkahi, serta kelak dapat menjadi pribadi yang mengharumkan nama bangsa.
Reporter Saenal Abidin
Redaksi Sulsel
















