Kepala Cabang Pelni Diduga Melakukan Pembiaran Praktek Pungli, Polisi Diminta Usut Tuntas
Sebarkan artikel ini
Faktual.net, Makassar –oknum diduga Preman melakukan pungutan liar (PUNGLI) di gudang Pelni yang terletak di Jl.Dr. Wahidin Sudirohusodo, Malimongan, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.
Modusnya Setiap Mobil Yang masuk ke gudang Pelni di Mintai uang 10 ribu, dan praktik pungli tersebut sudah berjalan lama sejak gudang Pelni berpindah dari pelabuhan.
Salah satu sumber yang mengeluhkan praktik pungli tersebut Nuryani kepada media ini mengatakan, saya Heran kenapa ada tagihan bongkar muat dan Parkir di gudang Pelni tanpa ada karcis dan surat tugas.
Foto pelaku yang diduga melakukan pungli di dalam gudang Pelni Cabang Makassar.
“Oknum tersebut tidak jelas karena tidak punya surat tugas dan karcis, jelas uang tersebut turun di kantong pribadi atau menguntungkan seseorang dari Pelni maupun dari kepala Gudang”,
Nuryani berharap kepada pihak Polres Pelabuhan Khusus Polsek Wajo agar menindaki oknum tersebut, karena diduga pihak pelni melakukan pembiaran.
“Saya berharap agar oknum tersebut di tindaki dan di telusuri aliran Uang hasil pungli tersebut mengalir kemana, Ke Pelni kah? Atau ada oknum yang di tempati menyetor”, harap Nuryani.
Sementara itu saat Awal media Faktual.net mendatangi oknum tersebut untuk mendapatkan informasi, oknum tersebut mengaku diperintahkan oleh Pak alam untuk mengambil pungutan.
“Saya di tugaskan sama pak Alam untuk memungut biaya bongkar muat dan parkir, dan saya sudah lama disini sejak gudang ini beroperasi”,
Ket Foto : pintu masuk Gudang Pelni
Saat di mintai karcis dan surat tugas oknum tersebut tidak dapat menunjukkan legalitas, berupa surat tugas, karcis dan kartu Identitas.
Sementara itu salah satu ekspedisi yang ada di gudang Pelni saat di konfirmasi mengatakan, sebelumnya disini memang ada kantor yang memungut biaya.
“Tetapi kantor tersebut sudah di bubarkan sama pihak kepolisian karena adanya pungli yang dilakukan oleh oknum”, ucap salah satu expedisi.
Sementara itu Kepala Cabang Pelni Darman saat di Konfirmasi melalui Pesan WhatsApp, belum ada tanggapan.