Faktual.net, Bone, Sulsel- Ketua Fraksi Gerindra Sekaligus Anggota Banggar DPRD Bone, Andi Purnama Sari Amier.S.E., meminta pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan validasi data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Permintaan ini disampaikan Andi Purnama Sari.,S.E., dalam Rapat Banggar DPRD Bone dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bone di Ruang Banggar, Kantor DPRD Bone, Selasa (3/6/2025).
Menurut Andi Purnama Sari Amier.S.E, belum rampungnya validasi data PBI JKN dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Kita minta pemerintah menyelesaikan masalah dasar pelayanan kesehatan dengan memperbaiki data kepesertaan penerima bantuan iuran,” kata Puang Cece.
Apalagi kata Puang Cece, ditambahkan ada keputusan Gubernur meminta tidak menyalurkan dana sharing kesehatan lantaran tidak akuratnya data kepesertaan.
“Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah dan dijelaskan kepada publik,”Tegasnya Puang Cece.
Sementara itu Pj Sekda Bone Andi Saharuddin mengaku saat ini Pemerintah Daerah sementara melaksanakan validasi di lapangan.
“Untuk saat ini memang kami lagi bentuk tim melakukan validasi data mulai dari Disdukcapil, Dinsos, Dinas Kesehatan,” kata Andi Saharuddin.
Diketahui, PBI JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program pemerintah yang memberikan bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
Peserta PBI tidak perlu membayar iuran bulanan, karena biaya tersebut ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.(Tahar)















