Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Hukum

Diduga Menghina Ma’ruf Amin Di You Tube, Salim Jindan Somasi HJS

26
×

Diduga Menghina Ma’ruf Amin Di You Tube, Salim Jindan Somasi HJS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta. Media Sosial (medsos) sudah tidak terbentung. Bukan cuma Milenial tetapi semua orang bisa mengungkapkan perasaan, curahan hati bahkan membully orang lain melalui medsos. Sangat disayangkan bila seorang yang dianggap sangat mengerti agama turut membully.

Hal ini membuat Habib Salim Jindan Baharun merasa kesal atas tindakan seseorang yang merekam pernyataannya dalam video lalu menyebarkan ke You Tube. Tak tanggung-tanggung yang dibully adalah KH. Ma’ruf Amin.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Presiden Majelis Dzikir RI-1 Habib Salim Jindan Baharun mengatakan telah mensomasi ‘HJS’ karena Beliau belum menghapus kontennya yang mengandung ujaran kebencian.

“Atas nama Majelis Dzikir RI-1 kami mensomasi saudara. Kami mengingatkan saudara atas ujaran kebencian di dalam video yang ditayangkan di you tube. Pelecehan terhadap ulama. Kami sangat menyesalkan karena hal ini termasuk tindak pidana”, kata Salim Jindan.

“Maka dengan ini kami tegaskan agar video tersebut segera dihapus dalam waktu 1 X 24 jam. Bila tuntutan kami tidak dilaksanakan maka kami mengajukan dakwah penyidikan dan dakwah penjara kepada saudara ‘HJS’,” katanya lagi kepada awak media di Jakarta pada Kamis, 5/12/2019.

Baca Juga :  Warga Pengguna TPU Budhidarma Semper Timur Jakut Bingung! Dengan Proyek Penataan Dinas Tamhutkot DKI Jakarta

“Ini merupakan somasi resmi ke ‘HJS’ dan peringatan karena sesungguhnya peringatan bermanfaat bagi orang yang beriman. Dan Allah tidak membinasakan suatu kaum bila mana terdapat suatu peringatan. Lisan kami ini suatu peringatan yang nyata dan tegas. Dan kami sampaikan pada saudara peringatan ini,” imbuh Bib Salim.

Bib Salim mengatakan bahwa NU dan Majelis Dzikir RI-1 merasa sangat menyesalkan dan patut memberi dakwah yang keras pada HJS dan bilamana HJS masih tetap keras kepala dan tidak mau menghapus video tersebut dan tidak mau meminta permohonan maaf kepada KH. Ma’ruf Amin karena bagaimanapun beliau adalah Wakil Presiden maka dirinya akan segera membawa ini ke ranah hukum.

Reporter : Rizal

Tanggapi Berita Ini