Faktual.net – Jakarta Pusat, DK Jakarta – Dalam suasana Natal yang penuh damai, Pendeta Yozef Ririmasse, MPM dari Gereja Bethel Indonesia Rumah Kasih menyampaikan pesan bertema “Marilah Kita ke Betlehem Sekarang”. Beliau menekankan bahwa Betlehem bukan sekadar tempat kelahiran Yesus, melainkan representasi dari kehidupan batiniah setiap individu. “Betlehem,” yang berarti “rumah roti,” melambangkan roti kehidupan, sejalan dengan 1 Korintus 3:16: “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” Pdt. Yozef mengajak jemaat untuk merenungkan kelahiran Yesus dalam hidup mereka sendiri, menyatakan bahwa kehadiran Yesus di “Betlehem” pribadi akan mengubah hidup mereka menjadi anak-anak Allah yang memiliki jaminan hidup kekal. Beliau menutup pesan Natalnya dengan doa, “Selamat Natal! Kiranya sukacita nyata dari Tuhan selalu hadir dalam hidup kita.”
Selain pesan Natal, Pdt. Yozef juga menyampaikan pandangannya tentang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Beliau mengapresiasi nilai-nilai kasih yang ditanamkan dalam diri Presiden Prabowo oleh ibunya, Ny. Dorra Sigar, menyatakan nilai-nilai tersebut selaras dengan ajaran Alkitab: “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.” Pdt. Yozef mengagumi sikap pengampunan Prabowo yang ditunjukkan dalam debat terakhir, menganggapnya sebagai teladan Yesus yang mengampuni mereka yang bersalah. Beliau optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, kerukunan akan terjaga, mencegah potensi gejolak dan membuka jalan bagi berkat Tuhan bagi bangsa Indonesia. Rencana Presiden Prabowo untuk memberikan remisi kepada 44.000 narapidana disebut sebagai bukti nyata kasih dan pengampunan.
Pdt. Yozef secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pemilihan lalu, pernyataan ini disampaikan dalam acara Natal Yayasan Duta Mina Esa yang dipimpin oleh Ir. Herling Herman Kambey. Ia mengajak seluruh umat untuk menjadikan Natal sebagai momen refleksi, pembaruan, dan penguatan kasih kepada Tuhan dan sesama. “Tuhan memberkati kita semua,” demikian penutup pesan Natalnya.
Reporter: Johan Sopaheluwakan















