Example floating
Example floating
BeritaRagam

Kepala Kemenag Bombana Apresiasi Program KMHDI Mengajar

×

Kepala Kemenag Bombana Apresiasi Program KMHDI Mengajar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Suasana foto bersama usai pembukaan acara kegiatan program KMHDI Mengajar. Foto: Ist

Faktual.Net, Bombana — Pimpinan cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kendari melaksanakan Program “KMHDI MENGAJAR” Tahun 2024.

Program tersebut dilaksanakan di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana, pada 1 – 2 Juni 2024.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 100 siswa SD, SMP dan SMA dari 3 Pasraman yang berbeda.

Tujuan program tersebut untuk meningkatkan kesadaran anak muda di kalangan Komunitas Hindu terhadap pendidikan berkelanjutan dengan mengusung tema: “Mewujudkan Pendidikan Yang inklusif”

Dalam sambutnya, Ketua KMHDI Kota Kendari, Angga menjelaskan Program mengajar merupakan salah satu bentuk pengabdian organisasi pada sektor pendidikan sebagai salah satu bentuk pengabdian organisasi pada sektor pendidikan.

Tak hanya itu, kegiatan ini hadir bukan untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan pendidikan yang begitu kompleks. Namun, KMHDI mengajar hadir untuk mendorong peningkatan inklusifitas pendidikan khususnya pada daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.

“Dengan tema kegiatan ini, memastikan bahwa semua anak-anak, tanpa terkecuali memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Selain itu, pendidikan inklusif menekankan penghargaan terhadap keragaman dan perbedaan di antara siswa.” ucap Angga.

Ketua KHMDI juga menyadari bahwa tantangan permasalahan pendidikan tidak hanya persoalan kurangnya fasilitas komputer dan laboratorium disekolah. Namun, lebih dari itu BPS Mencatat ada sebanyak 76.834 orang pelajar pada tahun ajaran 2022/2023, dari semua tingkatan mengalami putus sekolah.

“Putus sekolah ini disebabkan oleh berbagai faktor, salahsatunya yaitu faktor ekonomi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PHDI Kabupaten Bombana, I Made Piarsa, S. E sangat mengapresiasi program KMHDI tersebut dan melibatkan 3 pasraman yakni pasraman widyamurti, pasraman Yogiswara dan pasraman Saraswati jaya.

Baca Juga :  Diduga Pembunuhan Berdarah di Dusun Lemoa, Gowa: Remaja 16 Tahun Tewas dengan Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

“Saya sangat mengapresiasi adik-adik KMHDI yang sudah memilih Kabupaten Bombana sebagai lokasi kegiatan KMHDI mengajar,” ucap dalam sambutnya.

Dia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan lagi di Kabupaten Bombana untuk terus melakukan edukasi program mengajar pada pasraman.

“Kami masih punya dua pasraman lagi yakni di Tampabulu dan Kabaena,” Made piarsa.

Sementra itu, Pembhimas Hindu Sultra, I Komang Sukeyasa, S. E mengatakan bahwa tema inklusif yang diambil sangat luar biasa.

“Tema ini luar biasa, apalagi hal ini selaras dengan program penguatan moderasi agama dalam hal bentuk keberagamannya,” kata Komang Sukeyasa.

Terakhir, Kepala kantor Kementrian Agama, H.Adnan Saufi. S. Pd., M. Si memberikan apresiasi luar biasa kepada adik-adik dari KMHDI yang sudah hadir di Kabupaten Bombana dan melaksanakan program tersebut.

“Kegiatan keagamaan menjadi penting karena telah tercantum dalam visi misi kementrian yakni, untuk memastikan semua agama dapat melaksanakan kegiatan dengan baik serta memastikan semua mendapatkan fasilitas pendidikan agama yang layak,” ucapnya sekaligus membuka kegiatan tersebut .

Adnan Saufi berharap kegiatan program tersebut terus berkelanjutan untuk mewujudkan harapan pendidikan yang inklusif.

“Saya berharap kegiatan KMHDI mengajar bisa berlangsung secara terus-menerus, sehingga apa yang menjadi harapan kita dapat tercapai berkaitan dengan pendidikan terkhusus bagi anak-anak pasraman di Bombana,” pungkasnya.

Reporter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini