faktual.net, Wakatobi – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Wakatobi menggelar kegiatan pelatihan narkoba yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda dan pemudi. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai wilayah yang diselenggarakan di Aula Hotel Wisata pada Jumat, 29/9/2023.
Acara pembukaan pelatihan ini dilakukan oleh Bupati Wakatobi, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Muhammad Yunus Yusuf, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan nasional dan daerah, serta urgensi pemahaman tentang bahaya narkoba.
Undang-Undang Kepemudaan Nomor 40 Tahun 2009 mendefinisikan pemuda sebagai warga negara Indonesia yang berusia antara 16 hingga 30 tahun, yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan. Oleh karena itu, pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).
Dalam upaya mewujudkan peran aktif pemuda, Pemerintah Kabupaten Wakatobi mengadakan pelatihan narkoba sebagai langkah preventif. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bahaya narkoba, faktor penyebab penyalahgunaan, tanda-tanda ketergantungan, dan cara-cara pencegahan.
Budiana Wardani, S.Pd, Ketua Panitia mengungkapkan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan pemahaman pemuda tentang bahaya narkoba.
“Harapan kita pelatihan ini dapat mendorong pemuda untuk membuat pilihan yang cerdas dan sehat dalam menghadapi godaan narkoba, mengurangi risiko penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda, serta membantu mereka mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan yang bijaksana” ujar Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Wakatobi itu kepada awak media factual.net.
Pelatihan ini ditujukan kepada pemuda dan pemudi dari berbagai wilayah di Kabupaten Wakatobi. Pemateri kegiatan berasal dari berbagai latar belakang, termasuk La Ode Muhammad Anjal, SKM, MKes, Aipa LM Alhasriadin, dan Salim Ode, S.Sos, yang membawakan materi-materi terkait narkoba.
Kegiatan pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda, sejalan dengan peran aktif pemuda dalam mewujudkan pembangunan manusia Indonesia yang utuh. Dengan pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba, Kabupaten Wakatobi berharap dapat membangun generasi yang bebas dari narkoba dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (red)
















