
Faktual.Net, Konawe, Sultra — Training Center Dragon PT Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), diresmikan oleh Mentri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si di area Smelter VDNI, Kabupaten Konawe, Rabu (15/12/2023).
Peresmian tersebut dilaksanakan secara tertutup (indoor) di lokasi Pusat Training disamping kantor HRD PT. VDNI Konawe, yang diikuti oleh Pejabat Utama Kementrian Ketenagakerjaan RI serta Pejabat Utama dari kedua Perusahaan Tambang yaitu PT. VDNI dan PT. OSS serta Pejabat terkait Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kabupaten Konawe.
Proses peresmian Training Center yaitu dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Ketenagakerjaan RI. Selain meresmikan Training Center, Menteri juga menyerahkan bantuan alat berat.
Direktur PT. VDNI, Tony yang di sampaikan dalam bahasa Tionghoa dan di translate oleh HRD VDNI, antara lain mengatakan Selamat Datang ibu Menteri Ketenagakerjaan di VDNI,
“Selmat datang Ibu Mentri, semoga peresmian Training Center dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya.
Pihaknya sangat menyambut hangat kedatangan ibu Menteri Ketenagakerjaan RI dan Gubernur Sultra di VDNI untuk meresmikan Training Center, dan Tony juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat maupun Provinsi dan Kabatem Konawe.
“Jumlah Tenaga Kerja yang terserap di VDNI dan OSS berjumlah 40.000 orang dengan jumlah 24.544 Tenaga Kerja Indonesia dan sisanya Tenaga Kerja asing. Tenaga Kerja asing yang menempati jabatan strategis selalu menjalin hubungan kerjasama dan transfer ilmu kepada Tenaga Kerja Indonesia, baik yang menduduki jabatan di level menengah maupun pada level bawah.
Sementara itu, sambutan Gubernur Sultra, Ali Mazi menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo terkait sektor Ketenagakerjaan kerjaan di era revolusi industri dan adanya demografi dengan meningkatnya angkatan Kerja serta ketidakseimbangnya antara kualitas sumber daya manusia dengan standart kualifikasi kerja.
“Ketidakseimbangan ini maka Pemerintah memberi arah pada peningkatan kualitas dan keahlian serta produktivitas melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang di harapkan kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah serta dunia industri,” ungkapnya.
Selain itu, menurut Gubernur Sultra bahwa keselamatan dan kesehatan Kerja harus menjadi perhatian dan menjadi prioritas bagi dunia Kerja di Sultra. Dikatakan, selama 3 tahun terahir, angka kecelakaan Kerja terus meningkat.
“Untuk mengantisipasi kecelakaan kerja diperlukan pelatihan yang maksimal untuk menambah kualifikasi dan pengetahuan dalam pelaksanaan pekerjaan, sehingga angka kecelakaan Kerja dapat diminimalisir.” terangnya.
Dalam sambutannya Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah menyampaikan bahwa, secara garis besar, bahwa peresmian Training Center ini dapat memberi manfaat bagi Tenaga Kerja kedua Perusahaan ini, yaitu VDNI dan OSS dengan memberikan pengetahuan tentang basic kerja-kerja yang setiap hari dilakukan di VDNI dan OSS.
“Agar Perusahaan dapat menerapkan hal-hal penting bagi Tenaga Kerja dan dapat menjalin hubungan yang baik dalam Perusahaan, utamanya di level management pada Tenaga Kerja menengah dan bawah,” harap Mentri Ketenagakerjaan.
Tak hanya itu, Menteri menyampaikan penghargaan dan apresiasi pada VDNI dan OSS, dapat mengadakan dan menyelenggarakan Training Center di tubuh perusahaan serta dapat menambah pengetahuan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) bahkan peningkatan kompetensi pekerja di Perusahaan ini.
“Dengan peningkatan kompetensi sama dengan peningkatan kesejahteraan pekerja,” tuturnya.
Terakahir, Menteri dan Pejabat Utama Kementrian serta Gubernur Sultra, Sekda Sultra, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta beberapa Pejabat terkait meninjau Gedung Training Center yang diberi nama Politeknik Tridaya Virtu Morosi di lokasi kawasan management, untuk melihat langsung proses pelatihan para Tenaga Kerja PT. VDNI dan PT. OSS.
Turut hadir pada ceremonial peresmian, antara lain Staf Ahli Kemenaker RI, Gubernur Sultra, Sekda Prov. Sultra, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Sultra, Direktur Utama PT. VDNI dan PT. OSS serta Pejabat terkait. (Ppid).















