Faktual.Net, Morowali — Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyampaikan pesan tegas kepada seluruh ASN saat apel pagi. Ia menekankan pentingnya pembenahan birokrasi serta komitmen menjalankan pemerintahan sesuai aturan.
Dalam sambutannya, Iksan menyoroti fenomena pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang menurutnya kerap terjadi. Namun kali ini, hal tersebut menjadi pengingat serius bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Pemeriksaan ini adalah satu fenomena yang sering terjadi, tapi hari ini saya meminta fenomena pemeriksaannya tajam karena kita ingin memperbaiki Morowali ini,” ujar Iksan di Halaman Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Bungku Tengah, Senin (4/5).
Ia menegaskan bahwa Morowali harus dibangun dengan sistem pemerintahan yang sehat. Menurutnya, roda pemerintahan harus berjalan sesuai koridor hukum tanpa bergantung pada siapa pemimpinnya.
“Kita ingin Morowali ini siapapun pemimpinnya berjalan dengan koridor atau aturan yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta agar tidak ada lagi pola pikir yang mengandalkan kedekatan dengan pimpinan. Ia juga menolak praktik dukung-mendukung di lingkungan birokrasi.
“Tidak ada lagi yang berpikir Morowali ini saya aman karena dekat dengan pimpinan, tidak ada lagi Morowali ini ada soal dukung mendukung,” tutur Iksan.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh aparatur dapat bekerja dengan semangat yang sama. Iksan ingin Morowali menjadi daerah yang lebih baik bagi generasi masa depan. (red).
















