Example floating
Headline

PKMI-UHO, Dosen Teknik Mesin Perkenalkan Pemeras Santan Sistem Hidrolik di Moramo Utara

×

PKMI-UHO, Dosen Teknik Mesin Perkenalkan Pemeras Santan Sistem Hidrolik di Moramo Utara

Sebarkan artikel ini
Tim PKMI-UHO di Pimpin Abdul Kadir, ST,.MT

faktual.net, Konsel, Sultra. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Internal UHO (PKMI-UHO) kembali merancang Teknologi Tepat Guna (TTG) yang efisien, efektif dan mudah digunakan oleh masyarakat.

Tim PKMI-UHO yang terdiri dari Dosen Teknik Mesin, Fakultas Teknik UHO memperkenalkan alat pemeras santan kelapa dengan metode hidrolik guna mengatasi kelangkaan minyak sawit bagi pengrajin minyak kelapa tradisional di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tim terdiri dari Abdul Kadir, ST.,MT (Ketua), Ir. Ridway Balaka, M.Eng (Anggota), Dr. Ir. Yuspian Gunawan, ST.,MT (Anggota), Dr. Raden Rinova Sisworo, ST.,MT (Anggota), Prinop Aksar, ST.,MT (Anggota), Ir. Samhuddin, M.Pw (Anggota).

Abdul Kadir, ST.,MT menjelaskan tujuan dari alat yang diperkenalkannya adalah untuk memudahkan masyarakat pengrajin minyak kelapa tradisional dalam memeras santan guna meningkatkan produktivitas dalam memproduksi minyak kelapa.

 

Tim Dosen Menjelaskan ke Masyarakat Cara Kerja Alat Pemeras Santan Hidrolik

Dijelaskannya bahwa selama ini cara memeras santan yang dilakukan oleh pengrajin minyak kelapa masih dilakukan secara tradisional dan manual, proses pemerasan santan masih mengandalkan tenaga manusia.

“Ide awalnya adalah kami ingin membantu masyarakat yang konsen memproduksi minyak kelapa di Desa Puasana, Moramo Utara agar hasilnya lebih banyak dengan waktu kerja yang lebih singkat dan tenaga lebih efektif”, jelas Abdul Kadir, ST.,MT pada Kamis, 20 Oktober 2022.

Abdul Kadir, ST.,MT yang menjabat Kepala Laboratorium Material dan Teknologi Mekanik Fakultas Teknik UHO menyebut banyak keunggulan yang dimiliki oleh Alat Pemeras Santan dengan Sistem Hidrolik yang dibuat olehnya dan tim.

“Alat Pemeras Santan Sistem Hidrolik ini memiliki beberapa keunggulan, pertama: waktu yang digunakan umtuk memeras santan lebih cepat, perbandingannya 10 butir kelapa yang telah diparut hanya memerlukan waktu 1 – 3 menit untuk memerasnya, kedua: ergonomis maksudnya tidak perlu lagi menggunakan tenaga manusia dalam proses pemerasan tetapi sudah diganti dengan sistem hidrolik, manusia hanya sebatas menggerakan dongkrak dari sistem hidroliknya saja”, sebut Abdul Kadir.

“Ketiga: lebih banyak santan yang dihasilkan karena kelapa yang telah diparut benar-benar terperas. Keempat: lebih higienis karena santan hasil perasan tidak bersentuhan lagi dengan fisik manusia karena hasil perasan santan sudah tertampung dalam tabung yang menjadi bagian dari Hidrolik”, sebutnya lagi.

Dengan penggunaan alat tersebut, Abdul Kadir yakin Minyak Kelapa yang diproduksi akan lebih banyak. Dengan hasil yang banyak maka akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat, tentu harapannya adalah perekonomian masyarakat akan lebih meningkat.

Redaksi/Aco RI

Tanggapi Berita Ini
Kerangka tower diatas rumah warga anggota lmk Kelurahan Sukapura
Headline

Warga RT 005 RW 006 Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing menginformasikan kepada media online faktual.net, bersedia menyediakan anggaran operasional bagi Pemerintah dalam hal ini CKTRP untuk bongkar tuntas tower yang berdiri di atas rumah warga yang disinyalir anggota Lmk Kelurahan di Jalan Puyuh

Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Dana Kas Pos Malino, Kerugian Capai Rp360 Juta
Headline

Cabjari Gowa di Malino Tetapkan Branch Manager KCP Pos Malino sebagai Tersangka

Dugaan Korupsi Dana Kas Rp360 Juta
Dana Kas Rp360 Juta Raib, Branch Manager KCP Pos Malino Jadi Tersangka

Cabjari Gowa Tahan Branch Manager KCP Pos Malino, Dugaan Penggelapan Rp360 Juta

Kas KCP Pos Malino Diduga Digel