
Oeh: Muh. Rezky Pradana
Faktual.Net, Makassar, Sulsel – Perlu kita pahami bahwa dunia pageant (kontes) semisal pemilihan duta kampus adalah event yang tidak hanya berfokus pada keindahan fisik melainkan menggabungkan kepribadian, bakat, dan jawaban atas pertanyaan juri sebagai kriteria penilaian.
Ikatan Duta Kampus Sulawesi Selatan sebelumnya telah mendapatkan izin dari pihak rektor Unismuh Makassar untuk melaksanakan Pemilihan Duta Kampus di gedung Balai Sidang Unismuh Makassar.
Muhammadiyah tentunya bukan merupakan ormas yang fanatik dan radikal bukan pula yang liberal.
Sedang Pemilihan Duta Kampus Sulawesi Selatan sendiri dihadiri oleh ratusan orang peserta, panitia, dewan juri, dan tamu undangan dari berbagai latar agama dan kepercayaan se-Sulawesi Selatan.
Sangat disayangkan upaya segelintir mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya aktivis Unismuh dan/atau kader Muhammadiyah yang melakukan pembubaran telah mencoreng nama baik Unismuh dan Muhammadiyah.
Pasalnya upaya pembubaran yang dilakukan sama sekali tidak menunjukkan adab dan toleransi serta nilai-nilai yang diajarkan di Muhammadiyah.
Hal ini menjadikan Unismuh dan Muhammadiyah mendapatkan kesan negatif di mata para audiens yang terkesan kolot dan intoleran. Terlebih yang menjadi sorotan adalah gaya berpakaian dewan juri sekaligus publik figur adalah kehendak yang tidak bisa kita kendalikan.
Semisal kehadiran dewan juri tersebut tidak diterima di lingkungan yang katanya menyalahi sistem internal Muhammadiyah apakah mungkin orang-orang non-Islam diusir dari amal usaha Muhammadiyah yang lain? Lalu dimana muhammadiyah yang modernis, dimana Muhammadiyah yang toleran yang mengedepankan aspek-aspek adab dan tata krama ?
Saya kira isu ini perlu kita dudukkan bersama sebelum terjadi salah paham yang semakin membesar, tentunya karena tidak hanya pihak kampus Unismuh dan Muhammadiyah saja yang dirugikan melainkan semua pihak yang terlibat.
Pramoedya Ananta Toer “Bersikap adillah sejak dalam pikiran. Jangan jadi hakim bila kau belum tahu duduk perkara yang sebenarnya.”
Penulis adalah Duta Kampus Unismuh Makassar 2022











