2019, DPRD Tikep Komitmen Perjuangkan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat

19

Faktual.Net, Tidore. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan komitmen memperjuangkan pembiayaan gratis untuk Kartu BPJS bagi masyarakat kurang mampu pada tahun 2019.

Semangat yang digelorakan DPRD itu bertujuan agar masyarakat bisa dipermudah dalam urusan pelayanan kesehatan yang baik tanpa harus dibebani dengan biaya yang cukup besar.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua II DPRD Kota Tikep Mochtar Djumati saat ditemui di gedung DPRD Tikep Rabu, (5/9/18). Dia mengatakan untuk saat ini banyak masyarakat yang ketika sakit lalu tidak mau berobat dirumah sakit sesungguhnya dikarenakan pada persoalan biaya, dimana untuk tebusan obat yang harus dibayar oleh masyarakat saja bisa mencapai 300 sampai 500 ribu, Olehnya itu, pemerintah harus berani hadir di tengah-tengah masyarakat dan menjawab persoalan tersebut. karena hal seperti itu tentu sangat membebani bagi masyarakat.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan Tetap DPRD Kota Kendari 2019/2024 Digelar, Putra Ridwan Jabat Wakil Ketua

“Kami sudah bersepakat melalui lintas fraksi dan semua setuju, hal ini dilakukan karena kami ingin mempermudah masyarakat dalam pelayanan kesehatan, sehingga mereka juga punya kesadaran untuk pergi berobat ke rumah sakit tanpa harus berpikir soal biaya, karena pembiayaannya sudah akan ditanggulangi oleh pemerintah melalui pembayaran BPJS,” tegasnya.

Lebih lanjut, Politisi asal Partai Nasdem itu mengaku bahwa jika persoalan ini tidak dijawab oleh Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, maka samahalnya dengan pemerintah tidak peduli terhadap masyarakat, pasalnya untuk pembayaran BPJS Mandiri bagi masyarakat yang kurang mampu khusunya kelas 3 perbulannya senilai Rp. 25.500. Oleh karena itu agar masyarakat ketika berobat bisa diperlakukan secara gratis, DPRD bakal mendorong pembayaran BPJS melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 yang nantinya akan menjadi kado istimewa bagi masyarakat kurang mampu di Kota Tidore Kepulauan.

Baca Juga :  Belajar Melantai, Kadis: Saya Minta maaf, Semua Segera Terlayani

“Pembiayaan melalui BPJS ini difokuskan pada seluruh masyarakat yang kurang mampu sebanyak 33 ribu jiwa lebih di Kota Tidore Kepulauan, diluar dari TNI, Polri, PNS dan pengusaha-pengusa,” ungkapnya.

[Suratmin Idrus]

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :