Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Warga Desa Tamanyeleng Soroti Renase Pengairan yang Tertutup di Area Perumahan Zamrud, Desak Pemerintah Bertindak

×

Warga Desa Tamanyeleng Soroti Renase Pengairan yang Tertutup di Area Perumahan Zamrud, Desak Pemerintah Bertindak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net.Gowa,Sulsel — 8 Maret 2026, Warga Desa Tamanyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, menyoroti keras keberadaan saluran renase yang dulunya menjadi jalur pengairan utama masyarakat, namun kini diduga tertutup setelah masuk ke dalam kawasan Perumahan Zamrud.

Berdasarkan keterangan warga, renase tersebut sebelumnya memiliki lebar kurang lebih dua meter dan selama bertahun-tahun dimanfaatkan sebagai saluran pengairan bagi masyarakat sekitar. Saluran itu berperan penting dalam menunjang kebutuhan air warga.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Namun sejak kawasan tersebut berada di dalam area pembangunan perumahan, saluran renase tersebut kini disebut tidak lagi berfungsi karena alirannya diduga tertutup dan buntu.

“Ini dulunya jalur pengairan warga dengan lebar hampir dua meter. Sekarang sudah tidak berfungsi karena masuk di dalam lokasi perumahan,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.

Warga menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Mereka meminta pemerintah segera turun tangan untuk memastikan apakah ada pelanggaran terhadap fasilitas pengairan yang sebelumnya dimanfaatkan warga.

Perumahan Zamrud diketahui dikelola oleh Yulius Padang. Namun hingga saat ini pihak pengelola belum memberikan penjelasan terkait kondisi saluran renase tersebut.

Baca Juga :  Kekosongan Jabatan Lurah Jenebatu Disorot, BINPRO Sulawesi Selatan Lidik Pro RI Pertanyakan Penunjuka

Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola melalui pesan singkat WhatsApp. Pesan tersebut terlihat telah dibaca, namun sangat disayangkan hingga berita ini diterbitkan pihak yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan sedikit pun terhadap pertanyaan wartawan.

Sikap diam tersebut justru semakin menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait kejelasan pengelolaan saluran renase yang kini berada di dalam kawasan perumahan tersebut.

Warga pun mendesak Pemerintah Desa Tamanyeleng, pihak Kecamatan Barombong, hingga Pemerintah Kabupaten Gowa untuk segera turun langsung ke lokasi dan melakukan peninjauan.

Masyarakat berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan ini, serta mengambil langkah tegas agar fungsi saluran pengairan yang dulunya dimanfaatkan warga dapat dipulihkan dan hak masyarakat tidak dirugikan.

“Bungkamnya pengelola Perumahan Zamrud atas konfirmasi wartawan memicu kecurigaan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan ada apa sebenarnya dengan pihak pengelola hingga memilih tidak memberikan klarifikasi terkait tertutupnya saluran renase yang sebelumnya menjadi jalur pengairan warga.”

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit