Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Elemen masyarakat yang terdiri dari Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), RT, RW, serta Aparatur sipil Negara (ASN) berkolaborasi membuat gapura dan halte di pintu masuk Jalan STM Walang, Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.
Lurah Tugu Selatan, Sukarmin mengatakan, pembangunan gapura dan halte ini berkat inisiatif warga yang ingin punya gapura dan halte sebagai identitas kelurahan mereka bermukim.
“Ini semua berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat yakni RT, RW,LMK bersama ASN,”kata Sukarmin, saat di konfirmasikan, Minggu (21/11/2020).
Dirinya menambahkan sangat mendukung dan mengapresiasi warganya yang punya gagasan memiliki gapura dan halte sebagai identitas kelurahan.
“Renovasi gapura dan halte dilaksanakan Juli sampai Nopember dan saat ini gapura dan halte sudah selesai di bagun dan bisa dimanfaatkan warga untuk selvy dan tempat berteduh.
Guna menambah suasana yang indah di dinding halte juga dilukis dengan mural yang pengerjaan mural sendiri dilaksanakan oleh PPSU,”ujar Sukarmin.
Untuk biaya renovasi gapura dan pembuatan halte sendiri menghabiskan dana sebesar Rp 130 juta.
“Kami berharap dengan hadirnya gapura dan halte tersebut dapat menjadi icon baru bagi Masyarakat Tugu Selatan,”terang Sukarmin.(Amin)
















