Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerah

Usai Pengukuhan, PD Nasyiatul Aisyiyah Baubau Adakan Mou Paralegal Gandeng KAI Buton

×

Usai Pengukuhan, PD Nasyiatul Aisyiyah Baubau Adakan Mou Paralegal Gandeng KAI Buton

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ketgam: Usai pengukuhan Organisasi Otonom Muhammadiyah ini langsung tancap gas menandatangani perjanjian kerjasama sama dengan Organisasi Advokat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kongres Advokat Indonesia Buton (KAI Buton).

Faktual.Net, Baubau — Pimpinan Daerah (PD) Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kota Baubau sukses menghelat pengukuhan dan papat kerja periode 2022-2026, yang berlansung di Hotel Mira, Jum’at (02/08/2024).

Usai pengukuhan Organisasi Otonom Muhammadiyah ini langsung tancap gas menandatangani perjanjian kerjasama sama dengan Organisasi Advokat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kongres Advokat Indonesia Buton (KAI Buton) sebagaimana tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) Paralegal.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Tenggara, Fharanita Muhita, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Penandatanganan MoU Paralegal ini adalah hal yang istimewa.

“Baru pertama kali terjadi dalam agenda Pengukuhan & Rapat Kerja Nasyiatul Aisyiyah khususnya di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Fharanita menambahkan, bahwa Nasyiatul Aisyiyah sebagai Putri Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang Keperempuanan menitikberatkan pada gerakan pemberdayaan Perempuan Muda.

“Pemberdayaan sebagai upaya dalam meningkatkan kapasitas termasuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, harap Fharanita Muhita.

Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Aisyiyah Kota Baubau, Dr. Rabiyatul Jaziah., M.Ak mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pengukuhan dan rapat kerja PDNA Baubau pada khususnya atas terlaksananya Penandatanganan MoU Paralegal antara PD NA Baubau dan DPC KAI Buton.

“Hal ini menandakan PD NA Baubau selangkah lebih maju untuk berkiprah dan menjalankan program kerja dan berharap agar berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Baubau kedepannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel Dorong Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak di Tengah Sorotan Kasus Pelecehan Kampus

Dalam Amanatnya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Baubau, Drs. La Ihu., MM., berpesan agar Kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Baubau memegang teguh 10 Komitmen Kader Nasyiatul Aisyiyah dan menjadi tauladan baik di internal Muhammadiyah terlebih lagi di lingkungan masyarakat.

“Karena jika ada kesalahan kader NA, maka otomatis Muhammadiyah ikut terbawa dan tercoreng,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Nasyiatul Aisyiyah Kota Baubau, Nurul Isnaeni. SE, mengungkapkan bahwa esensi dari penandatanganan MoU Paralegal antara PD NA Baubau dan DPC KAI Buton didasari pada maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kerap terjadi di Kota Baubau.

“Sebanyak 55 kasus pada tahun 2022, 48 kasus di tahun 2023 dan ada puluhan kasus lainnya yang terjadi di tahun 2024 ini,” ungkap Nurul dalam pidato iftitah usai dikukuhkan oleh PW NA Sultra.

Dengan adanya kasus itu, pihaknya akan melakukan pendampingan bagi korban kekerasan perempuan dan anak di Kota Baubau.

“Pendampingan terhadap korban kekerasan tidak hanya pada saat terjadinya kasus, akan tetapi upaya preventif dan pembekalan dalam bentuk pelatihan paralegal pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak akan memberikan efek yang signifikan terhadap penurunan angka kekerasan terhadap korban,” pungkasnya.

Reporter: Kariadi.MR

Tanggapi Berita Ini