Example floating
Example floating
HeadlineKampus

Tolak TKA, BEM UHO Tagih Pernyataan Sikap Kepala Imigrasi Kendari

×

Tolak TKA, BEM UHO Tagih Pernyataan Sikap Kepala Imigrasi Kendari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Rencana kedatangan 500 TKA Cina ke Morosi telah mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam rapat koordinasi ketenagakerjaan di aula Merah Putih Rujab Gubernur.

sebelumnya kedatangan 156 dari 500 TKA asal Cina tahap pertama yang akan bekerja di perusahaan nickel PT VDNI dan PT OSS di Kecamatan Morosi, menuai banyak sorotan dan aksi unjuk rasa besar-besaran di sultra

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Presiden Mahasiswa BEM UHO Pandyi Priyono yang saat itu melakukan Aksi Demeonstrasi penolakan TKA tergabung dalam Aliansi Bem Se-Sultra menagih komitmen Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari.

📸Orasi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Univesitas Halu Oleo, Pandyi Priyono (Foto: Istimewa)

pasalnya dalam aksi saat itu di depan kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari Kepala kantor Imigrasi, Hajar aswad menyetujui permintaan massa akasi yang semua itu tertuang dalam pernyataan sikap sebagai bukti komitmen bersama. dalam pernyataan sikap tersebut disepakati salah satuya bahwa imigrasi kendari akan melakukan sidak bersama kepada TKA tahap satu yang masuk ke kendari.

“saat itu kami bersepakat untuk melakukan sidak bersama untuk memastikan TKA yang datang ini benar tenaga ahli dan mereka betul dalam kondisi bebas dari Covid 19. Namun sampai saat ini belum juga ada kejelasan padahal TKA tahap dua akan kembali hadir,” ungkap Pandyi kepada media Faktual.Net.

Baca Juga :  Katanya Budiono Kepala UP Sarpras Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Mau Cek Pagar Miring

dirinya juga mengatakan bahwa selain sidak bersama pihak imigrasi juga berjanji akan memberikan data 500 TKA asal cina dan data TKA yang masuk di Kendari dalam beberapa tahun belakangan sampai pada hari ini.

“selain sidak kami juga minta data 500 TKA asal Cina itu tetapi saat itu yang di berikan data semua TKA yang datang Tahap 1 sisanya katanya akan diberikan namun butuh waktu 1 sampai 2 hari. Sampai saat ini juga belum ada kejelasan,” tutur Pandyi.

hal tersebut sangat di sayangkan oleh pandyi dirinya menganggap Imigrasi kelas 1 kendari tidak komitmen dan terkesan menyembunyikan data-data itu di tengah keresahan masyarakat terkait datangnya TKA asal cina ini.

sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan sikap tersebut jika semua poin yang disepakati bersama tidak di penuhi oleh kepala kantor imigrasi maka harus siap mundur dari jabatannya.

“kalau benar 500 TKA itu tenaga ahli dan telah memenuhi semua syarat dan melewati prosedur yang di tetapkan kenapa saat ini terkesan ada hal yang janggal. kami tetap tagih janji itu jika memang tidak bisa dipenuhi kepala imigrasi harusnya lepas jabatan,” tutup pandy pada Selasa (30/6/2020). (Rasid)

 

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit