Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Headline

Tinju Profesional BIG FIGHT 2026 Digelar di Jakarta, Dorong Kebangkitan Prestasi Nasional

×

Tinju Profesional BIG FIGHT 2026 Digelar di Jakarta, Dorong Kebangkitan Prestasi Nasional

Sebarkan artikel ini

Faktual.net – Jakarta — Pertandingan tinju profesional bertajuk Era Prestasi Indonesia Emas Jakarta BIG FIGHT 2026 resmi digelar di Auditorium Bung Karno LPP TVRI Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026). Ajang ini digagas Federasi Tinju Profesional Indonesia bersama Indonesia Professional Boxing Federation, serta Yayasan Harapan Kasih dan Kasih Bangsa, dengan promotor Victorio Boxing Promotor.

Event yang mengusung tagline Tinju Adalah Cerminan Kekuatan Bangsa ini diawali dengan tiga partai tinju amatir, masing-masing berlangsung selama tiga ronde. Setelah itu, pertandingan dilanjutkan dengan enam partai tinju profesional yang memperebutkan sejumlah sabuk emas bergengsi dari berbagai tokoh nasional dan institusi.

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

Salah satu partai utama memperebutkan sabuk emas Gubernur DKI Jakarta dari Pramono Anung Wibowo di kelas welter 66 kilogram.

Selain itu, terdapat partai perebutan sabuk Pangdam Jaya dari Deddy Suryadi, sabuk Kapolda Metro Jaya dari Asep Edi Suheri, serta sabuk tokoh tinju profesional dari A.M. Hendropriyono.

Partai lainnya memperebutkan sabuk emas Direktur Maha Karya Hambalang Reza B Surianegara serta sabuk Ketua Umum DPP GRIP Jaya dari Hercules Rozario Marshal. Pertandingan diikuti petinju peringkat nasional dari berbagai sasana tinju di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Baca Juga :  Buka Musancab PPP Jakbar, DPW DKI Jakarta Tegaskan Kesiapan Hadapi Pemilu 2029

Ketua panitia, Dr. G. Borlak, menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya event tinju amatir dan profesional secara bersamaan. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah bagi para petinju untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan peringkat prestasi nasional.

Ia menilai tantangan terbesar saat ini adalah menarik sponsor dan investor agar pembinaan atlet dapat berjalan berkelanjutan.

Ia menambahkan, kebangkitan tinju nasional membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, terutama untuk menghidupkan kembali ekosistem tinju yang sempat vakum hampir satu dekade. Dengan dukungan yang kuat, diharapkan akan lahir bibit petinju baru yang mampu bersaing di level internasional.

Ke depan, para petinju nasional ditargetkan bisa menembus level Asia melalui jalur Oriental and Pacific Boxing Federation (OPBF) sebelum melangkah ke panggung tinju dunia.

Program pembinaan akan dilakukan berjenjang mulai dari pertandingan empat ronde, enam ronde, hingga delapan ronde sebagai persiapan menuju level juara nasional dan internasional.

Reporter: Rosmauli

Tanggapi Berita Ini