Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
HeadlineOpini

Terowongan Silaturahmi Simbol Kerukunan di Ibukota Jakarta Modal Utama Kerukunan Nasional

17
×

Terowongan Silaturahmi Simbol Kerukunan di Ibukota Jakarta Modal Utama Kerukunan Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Jakarta Selatan, DKI Jakarta – (13/8/2022) –  Tentu kita tahu apa itu terowongan. Terowongan adalah sebuah tembusan di bawah tanah atau gunung. Umumnya tertutup di seluruh sisi kecuali di kedua ujungnya untuk keluar dan masuk.

Tetapi tahukah anda  Terowongan Silaturahmi? Terowongan Silaturahmi adalah terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral yang berada di Jakarta Pusat.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Uskup Agung Jakarta yang sekaligus Kardinal Ignatius Suharyo mengatakan bahwa terowongan tersebut menjadi simbol harmoni kehidupan umat beragama di Indonesia dan juga simbol toleransi.

Terowongan Silaturahmi tersebut nantinya juga ditujukan untuk memfasilitasi parkir bagi jamaah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

Terowongan Silaturahmi ini dibangun sepanjang 28,3 m dengan tinggi 3 m dan lebar 4,1 m. Luas terowongan ini 136 M2 dengan total luas shelter dan tunnel 226 M2. Terowongan yang menghabiskan anggaran Rp. 37,3 Miliar.

Wakil Presiden Indonesia  Ma’ruf Amin menyebut pembangunan Terowongan Silaturahmi tersebut sebagai simbol toleransi dan kebhinekaan di Indonesia, karena mempresentasikan hubungan baik antar umat beragama, secara khusus Islam dengan Katolik di Indonesia, “Terowongan ini punya makna yang dalam, bukan hanya sekedar lambang, tetapi juga memberikan inspirasi terbangunnya kerukunan antar umat,” ujarnya.

Sebagai catatan, Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang telah dibangun sejak 15 Desember 2020.

Dikutip dari akun resmi Instagram resmi Kementerian PUPR @kemenpupr, berikut 4 fakta Terowongan Silaturahmi:

1. Terowongan Silaturahmi tersambung dengan basement parkir lantai 1 di Masjid Istiqlal yang dapat menampung 500 unit mobil.

2. Dinamakan Terowongan Silaturahmi karena dapat digunakan oleh pengunjung Gereja Katedral dan pengunjung Masjid Istiqlal.

Baca Juga :  MUKI Keluarkan 7 Pernyataan Sikap Atas Ceramah Jusuf Kalla

3. Terowonga Silaturahmi merupakan alternatif yang sebelumnya ada tiga alternatif dalam memfasilitasi parkir, salah satunya jembatan penyeberangan tetapi desain jembatan terlalu curam.

4. Eksterior Terowongan Silaturahmi menggunakan material transparan sehingga kecantikan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang adalah Cagar Budaya tidak terhalang.

Melalui Terowongan Silaturahmi ini kiranya kerukunan umat beragama tetap terjaga sebagai modal utama menciptakan kerukunan nasional, sehingga cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera dapat terwujud.

Kerukunan umat beragama harus dijaga dan dibangun dan kita yakini dengan kerukunan antar umat beragama merupakan unsur utama daripada kerukunan nasional.

Kerukunan nasional, persatuan Indonesia seperti yang diciptakan oleh para the founding father,  para pendiri bangsa harus kita jaga dan pertahankan untuk Indonesia Maju, Indonesia Sejahtera.

Terowongan Silaturahmi memiliki makna yang dalam, bukan sekedar sebuah lambang atau penghubung tempat ibadah tetapi di dalamnya terkandung makna luhur simbol saling menghormati antar pemeluk agama.

Dengan Terowongan Silaturahmi dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia dengan berbagai agama bahkan penganut kepercayaan di sinilah akan nampak Indonesia dengan keragaman suku, agama dan ras terjalin rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Kita semua tentu berharap Terowongan Silaturahmi ini benar-benar memberikan inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar yang terkenal dengan sifat saling menghormati dan menghargai sebagai jati diri bangsa Indonesia memasuki usia 77 tahun kemerdekaan.

Penulis: Johan Sopaheluwakan

 

Tanggapi Berita Ini