Example floating
Example floating
Headline

PATTIMURA INTERNASIONAL BIG FIGHT 2026: “LAWAMENA HAULALA” :  Buktikan Maluku Sebagai Gudang Petinju Terbaik Nusantara

×

PATTIMURA INTERNASIONAL BIG FIGHT 2026: “LAWAMENA HAULALA” :  Buktikan Maluku Sebagai Gudang Petinju Terbaik Nusantara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net -Jakarta – Event tinju bertaraf internasional “Pattimura International Big Fight” dengan semboyan _Lawamena Haulala_ sukses digelar dan menorehkan sejarah baru bagi dunia tinju Indonesia Timur. Digagas oleh tiga putra terbaik Maluku: Promotor Tinju Internasional-Nasional Nikolas Johan Kilikily, S.H., M.H. Letkol Inf. G. Borlak, http://S.Sos., M.M., serta Yance Rahayaan, S.Sos. selaku Ketua Dewan Pengawas Federasi Tinju Profesional Indonesia – FTPI Pusat, event ini menjadi bukti nyata bahwa Maluku adalah “gudang atmosfer tinju” di tanah air.

Sapu Bersih Semua Gelar Juara

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Seluruh petinju asal Maluku dan Maluku Utara yang tampil di sudut merah pada perayaan HUT Pattimura berhasil meraih kemenangan gemilang. Mereka menaklukkan lawan-lawan tangguh, baik petinju amatir kawakan dari dalam negeri maupun petinju profesional dari dalam dan luar negeri. Kemenangan diraih melalui angka mutlak maupun knock out yang memukau penonton.

Lebih membanggakan, semua sabuk juara, piala, dan medali yang diperebutkan dalam malam puncak berhasil diboyong pulang oleh 8 petinju putra Maluku, Maluku Utara, dan Maluku Tenggara. Ini menegaskan bahwa jiwa dan semangat juang Kapitan Pattimura — _Lawamena Haulala_ — masih melekat kuat dan tertanam dalam darah para petarung asal Bumi Raja-Raja.

Penghargaan khusus juga jatuh ke tangan Maluku Utara:
1. Piala Terbaik Kapitan Pattimura diraih oleh Tim Tinju Amatir Maluku Utara atas penampilan kolektif terbaik sepanjang event.
2. Piala Terbaik Menpora RI untuk Petinju Profesional Terbaik berhasil disabet Sunan Amuragam, petinju profesional kebanggaan Maluku Utara.

Komitmen Pembinaan Tinju Berkelanjutan

“Kami bertiga selaku putra Maluku merasa bangga luar biasa dengan penampilan seluruh petinju asal Maluku dalam event Pattimura International Big Fight 2026 ini. Ini bukan kebetulan. Ini bukti potensi besar yang selama ini terpendam,” ujar Nikolas Johan Kilikily, S.H., M.H.

Sebagai tindak lanjut, para penggagas berkomitmen membawa event serupa ke daerah-daerah. Rencananya mereka akan turun langsung ke kabupaten/kota di Maluku maupun Maluku Utara untuk menawarkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah. Tujuannya: mensosialisasikan dan memperkuat pembinaan olahraga tinju dari Maluku Utara hingga Maluku Tenggara, agar “mutiara hitam” petinju-petinju berbakat Indonesia Timur tidak lagi terpendam.

Baca Juga :  MBG: Program Strategis Nasional di Tengah Arus Pro-Kontra, Pandangan, dan Solusi Perbaikan

Langkah konkret yang akan diwujudkan:
1. Pendirian Baleo Rumah Tinju di berbagai wilayah, mulai Maluku Utara sampai Maluku Tenggara, sebagai pusat latihan dan pembinaan usia dini.
2. Pembentukan Badan Tinju Profesional FTPI di daerah-daerah yang akan menjadi mitra kerja sinergis bersama badan tinju amatir. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan sistem pembinaan berjenjang dari amatir ke profesional secara menyeluruh di Maluku.

FTPI Terus Mengakar di Bumi Maluku

Hingga saat ini, FTPI telah berdiri dan aktif di Maluku Tenggara, Kota Tual. Sementara FTPI Provinsi Maluku telah resmi terbentuk dengan penyerahan mandat kepada Henrek Watubun saat gelaran Pattimura Big Fight di TVRI, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Maluku dan Ketua DPRD Provinsi Maluku.

Dalam waktu dekat, tim penggagas juga akan berkoordinasi dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda untuk segera mendirikan Baleo organisasi FTPI di Maluku Utara.

“Tanpa wadah organisasi tinju baik amatir maupun profesional di daerah, tidak akan ada kompetisi berjenjang dan sistem pembinaan yang bersinergi. FTPI hadir untuk mengisi ruang itu, agar lahir petinju-petinju Maluku yang siap bertarung di level nasional hingga dunia,” tegas Yance Rahayaan, http://S.Sos., Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat.

Event Pattimura International Big Fight 2026 _Lawamena Haulala_ bukan sekadar pertarungan di atas ring. Ini adalah deklarasi kebangkitan tinju Maluku. Dari sini, semangat Pattimura akan terus menggelora, melahirkan juara-juara baru yang mengharumkan nama Maluku dan Indonesia di kancah internasional.

Reporter: Ros

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit