oleh

Tak Santun Bermedsos, Kuasa Hukum Suhuzu Ambil Jalur Hukum

Faktual.Net, Butur, Sultra. Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton Utara (Butur) 2020, Suhuzu akan laporkan akun Face Book (Fb), Jamal Gaumalanga ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait pencemaran nama baik.

Kuasa Hukum Suhuzu, Alamsyah Bahari S.H.,M.H, dalam rilis persnya menjelaskan bahwa pencemaran nama baik tersebut menuliskan di dinding FBnya bahwa Suhuzu melakukan pungutan pada saat penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) saat menjabat ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Butur.

“Akun yang bersangkutan membuat postingan di FB dengan bunyi bahwa Bapak Zuhuzu S.H.,M.H telah melakukan pungutan pada saat penerimaan PPK,” kata Alamsyah pada Rabu, 17/6/2020.

Baca Juga :  Kabag Ops Polres Buton Utara Pimpin Baksos di Masjid Keraton Kulisusu

Dengan itu, Alamsyah menuturkan bahwa postingan dari akun tersebut merupakan Fitnah dan hal tersebut sangat merugikan kliennya.

“Postingannya telah memfitnah dan mencemarkan nama baik bapak Suhuzu, yang merupakan kandidat bakal calon Wakil Bupati Buton Utara, yang nantinya akan berpasangan dengan Abu Hasan,” jelasnya.

“Postingan itu tentu sangat merugikan bapak Suhuzu, terlebih dalam hal pesta demokrasi Pilkada 2020,” lanjutnya.

Selain itu, Alamsyah menyebutkan akun FB Jamal Gaumalanga telah melanggar pasal 31 ayat (1) KUHP, pasal 311 ayat (1) KUHP jo pasal 45 ayat 3 undang-undang nomor 19 TAHUN 2016 tentang Informasi dan Transaksi elektronik.

Baca Juga :  Kepala Desa Bersama Sekdes Bontoloe Sabtu Bersih Persiapan Balla Rewako

Saat di konfirmasi, Suhuzu membenarkan bahwa akun atas nama Jamal Gaumalanga akan dilaporkan ke Polda Sulawesi tenggara terkait postingannya di FB.

“Masalah hukum saya, sudah di tangani oleh kuasa hukum saya di Kendari, itu akan dilaporkan di Polda,” beber Suhuzu.

Mantan Ketua KPU Butur dua periode tersebut juga menyayangkan postingan akun FB Jamal Gaumalanga dengan sengaja merusak citra dan nama baiknya.

“Saya merasa dirugikan dengan postingan itu, masalah hukum harus di selesaikan secara hukum, persoalan persuasif saya tidak tau, biarkan pengacara saya yang menyelesaikan,” tegas Suhuzu.

Reporter : Zahirudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :