oleh

Sudin LH Jakut Aplikasikan Teknologi Ozonizer pada Benda Pembawa Virus Corona

FAKTUAL.NET, JAKARTA UTARA – Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara berinovasi dalam menangkal virus Corona (COVID-19). Mengaplikasikan sebuah alat ozonizer yang mampu membunuh zat berbahaya yang menempel pada benda yang digunakan.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Achmad Hariyadi mengatakan, teknologi ozonizer secara sederhana merubah oksigen (O2) menjadi ozon (O3). Yang mana senyawa ozon memiliki tingkat oksidasi potensial yang tinggi dalam menguraikan kandungan senyawa organik di dalam air dan udara.

“Ini merupakan langkah ikhtiar kami dalam menangkal COVID-19. Bakteri, jamur, dan virus akan mati ketika bertemu dengan senyawa ozon ini,” kata Achmad, saat dikonfirmasi, Jumat (03/04/2020)

Baca Juga :  Hari ini, Gerai Vaksin Presisi Polres Kep Seribu Suntik 19 Warga Masyarakat

Dalam implementasinya, dijelaskannya teknologi ozonizer ini sudah diterapkan di lingkungan kerja Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.

Alat digunakan sebagai sterilisasi petugas agar tidak membawa senyawa jahat yang menempel pada benda yang digunakannya saat berada di luar kantor.

Meski begitu, sederetan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, hand sanitizer, penggunaan masker, hingga sarung tangan tetap dilaksanakan setiap saat.

“Implementasi selain di ruang isolasi juga kami efektifkan di ruang rapat. Jadi ketika petugas memasuki lingkungan kerja diupayakan sudah tidak membawa lagi senyawa berbahaya,” jelasnya.

Baca Juga :  FWJ Indonesia dan ACT Berkolaborasi Berbagi Qurban pada Idul Adha 1442 H

Dianjurkannya, alat ini digunakan selama 15 menit sebelum dan 15 menit saat ruangan digunakan. Ruangan yang sudah terkumpul senyawa ozon di suatu ruangan akan membunuh senyawa berbahaya yang bisa saja terbawa oleh petugas saat di luar ruangan.

“Sebenarnya alat ini sudah dipakai diberbagai bidang kesehatan dan industri untuk mensterilkan benda. Nah sekarang kami coba gunakan di lingkungan kerja pemerintahan sebagai upaya menghilangkan kekhawatiran terhadap pandemi COVID-19,” tutupnya. (Johan Sopaheluwakan/Sudarso)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :