Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadline

Soroti Proyek Belum Tuntas, Pelaksana Naik Pitam, Niat Polisikan Wartawan Faktual.Net

×

Soroti Proyek Belum Tuntas, Pelaksana Naik Pitam, Niat Polisikan Wartawan Faktual.Net

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Proyek Jalan Barania T.A 2020 Belum Tuntas, Akibatnya menuai pertanyaan berbagai pihak, dugaan pungutan retribusi terhadap warga Dusun Kaddarobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Senin (08/03/2021).

Pekerjaan peningkatan jalan ruas Tassoso- Mattirowalie tergabung paket 03, berasal dari instansi Pemda Kabupaten Sinjai, satuan kerja dinas PUPR, Pagu Rp 27.016.048.975,00 HPS Rp 26.938.497.058,00, T.A 2020, Sumber Dana APBD, pelaksana PT. Yabes Sarana Mandiri.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Di beritakan sebelumnya berjudul “Proyek Jalan Barania T.A 2020 Belum Tuntas, Kades: Pelaksana Banyak Bicarana” membuat oknum tertentu naik pitam di sinyalir subkontnya.

Berita terkait: https://faktual.net/proyek-jalan-barania-t-a-2020-belum-tuntas-kades-pelaksana-banyak-bicarana/

Sekedar informasi bahwa pekerjaan kontraknya selesai sekitar desember 2020, namun hingga saat ini maret 2021, bagian dari pekerjaan proyek tersebut belum tuntas. Seperti drainasenya, dan taludnya tampak belum tuntas.

Ket foto: Sambar Kabiro Sinjai Faktual.Net

Salah satunya contoh, di ungkap oleh NL (inisial) ia mengakui bahwa sudah membayar biaya retribusi yang masuk kerumahnya sebanyak Rp.700 000,- (Tujuh ratus ribu rupiah).

Baca Juga :  Ustadz Zaitun Rasmin Silaturahmi dengan Gubernur DKI, Siap Hadiri Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah

“Waktunya datang adekku dari makassar natanyakki itu tukang pasang batu, ini di kerjaji jembatan (rec.retribusi), sebelumnya di kerja itu adaji jembatan yang masuk dirumahku, itupi natidak ada, di kerjapi karena dulu nadoserki, itu pun besinya yang di pake dulu itu nakasih lurus baru napasang kembali cuma semennya,” ucapnya.

Terpisah Pekerja IW bersama temanya yang mengonfirmasi Wartawan Faktual Net, sempat naik pitam, bahkan ancam lapor Polisi.?

“Keterlaluan kamu, kalau tidak ada yang bisa diberikan sepertinya kamu mau menggit saya,” kata IW dengan dialeg bahasa khad bugis.

Lanjut, teman IW, (inisial) AM yang juga mengkonfirmasi Wartawan Faktual mengungkapkan bahwa beritanya tidak berimbang.

“Beritamu tidak berimbang dan sudah melanggar Kode Etik. Bisa dilaporkan itu,” tambah kerabat Iw.

Sekedar informasi bukan hanya NL, diduga membayar biaya retribusi disinyalir sekitar 8 KK warga Dusun Kaddarobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Nominal pembayarannya kisaran Rp. 250 000,- hingga Rp.1000 000,-

Simak Video kondisi hasil Pekerjaan paket 03 TA 2020″ :

Editor : Dzul

Tanggapi Berita Ini
Example 468x60