
Faktual.Net, Kendari, Sultra – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tenggara (Sultra), gelar Shalat Idul Adha 1443 Hijriah, di gedung kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Sabtu (09/07/2022).
Shalat hari raya idul adha tahun ini meskipun berbeda dengan pemerintah dan cuaca mendung, namun jemaah tetap datang. Bukan saja dari warga persyarikatan Muhammadiyah, namun warga simpatisan Muhammadiyah juga turut bergabung.
Pelataran kampus tersebut mulai dari depan gedung kampus lama, lapangan parkir depan dipadati oleh jamaah yang datang dari berbagai penjuru.
Warga datang menempati tempat duduk yang lebih aman dalam upaya mengantisipasi bila terjadinya hujan yang melanda wilayah kota Kendari beberapa hari terakhir. Selain di pelataran kampus, Bahkan lantai 1 dan 5 gedung UMK juga telah dipenuhi oleh jamaah yang datang.
Yang berrtindak sebagai Imam shalat Idul Adha Dekan Fakultas Agama Islam UMK Yusuf SPd.I., M.Pd.I. dan Khotib Prof. Dr Ansarullah, M.Sc anggota Majelis Pemberdayaan PWM Sultra.
Sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha, panitia membacakan tata cara pelaksanaan shalat dan membacakan jumlah hewan kurban, dengan 45 ekor sapi dan 3 ekor kambing dengan pusat penyembelihan hewan di pondok Tafsir Qur’an dan kawasan kampus UM lainnya.
Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra, Dr. Muhammad Alifuddin mennyampaikan waktu pelaksanaan shalat Idul Adha yang lebih awal dari yang diumumkan pemerintah itu karena mengikuti ketentuan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, Shalat Idul Adha dilaksanakan hari ini dan berlangsung aman. warga Muhammadiyah sejak lama sudah memutuskan, karena basis penetapannya dengan menggunakan sains dan teknologi hisab,” ujar Alifuddin.
Tak hanya itu, penetapan lokasi Shalat Idul Adha ini sudah sesuai musyawarah mufakat dan tidak ada paksaan, serta saling menghormati satu sama lain.
“Selain berpusat di kampus UMK, Muhammadiyah juga menggelar di beberapa tempat seperti di lapangan Benu-Benua, di Masjid Al-Mu’minun, di Masjid Ummusabri Kota Kendari serta di tempat-tempat lainnya,” tutupnya.
Reporter: Kariadi















