Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadlineHukumMetropolitanNasionalPemerintahan

Setelah Digeruduk Pedagang, Lurah Sunter Agung Baru Bergerak Benahi Lokasi Konflik

×

Setelah Digeruduk Pedagang, Lurah Sunter Agung Baru Bergerak Benahi Lokasi Konflik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Jakarta – Lurah Sunter Agung Jakarta Utara Teguh Subroto digeruduk oleh pedagang binaan UMK JU/51 yang berlokasi di RW 018 Kelurahan Sunter Agung Jakarta Utara, pada Rabu (21/5), pasca Bak Sampah Milik Dinas Lingkungan Hidup Dirantai dan Pembuatan Trotoar Diatas Jalan Raya serta meletakkan Tempat Sampah dari baja diduga buatan Ketua RW 018 didepan Lokasi Berjualan.

Dari tindakan ketua RW 018 kelurahan Sunter Agung bernama Fadjar, Para pedagang Kuliner yang terletak di Pusat Kuliner Sunter Agung, RT.04, RW.18, kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya mengeruduk Lurah Sunter Agung, pada Rabu (21/5) agar bertindak, karena lambat merespon keluhan pedagang dan juga informasi publik yang disampaikan media.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu
Bak sampah yg rantai dan digembok Ketua RW 018

Luki Budiman mewakili pedagang kuliner Sunter Agung mengatakan “kami keberatanlah, masa tempat sampah ditaro didepan tempat kami berdagang, dan itu jalan dibangun trotoar, yang bikin jalan jadi sempit,” Tuturnya.

Lurah Sunter Agung Teguh Subroto saat digeruduk langsung ke lokasi bermasalah yang selanjutnya kemungkinan mengerahkan Tim ppsu untuk melakukan pembenahan bak sampah dan juga membuka gembok rantai milik Ketua RW 018.

Lurah Teguh didampingi kelokasi oleh Wati yang mengaku sebagai Pengurus RW 018, yang selanjutnya diketahui dari informasi warga RW 018 dia sebagai anggota LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan).

Patut diketahui secara umum Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) tidak dapat menggantikan atau mewakili Rukun Warga (RW). LMK adalah lembaga musyawarah tingkat kelurahan yang membantu lurah dalam menjalankan tugas pemerintahan dan menampung aspirasi masyarakat, sedangkan RW adalah organisasi masyarakat tingkat wilayah RW yang fokus pada kepentingan warga di wilayahnya.

Wati yang mengaku sebagai Pengurus RW yang diduga juga sebagai anggota lmk saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsappnya menjawab “Bomat pak, Lagian bikin berita cuma 1 pihak doangggg,” Tulis Wati.

[caption id="attachment_168443" align="alignnone" width="420"] Udin PA bersama warga saksi sejarah keberadaan komplek STS

Udin PA pengelola parkir kuliner JU/51 yang juga warga sekitar mengatakan, bahwa Wati dahulunya Penjual sayur Keliling yang menikah dengan warga RW 18 yang keturunan china “dulunya dia jualan sayur trus kawin sama si engkoh yang tinggal di dalem komplek, eh tau tau jadi lmk?,”Kata Udin PA

“Dia pake ijazah apa ya bisa jadi anggota lmk?” Pungkasnya.

Media online faktual.net, Sebelum berita ini diterbitkan telah melakukan konfirmasi informasi publik sebagai profesional kinerja media.(zul)

Tanggapi Berita Ini
Baca Juga :  Wujud Kepedulian Lingkungan, Bhabinkamtibmas Kedoya Utara Pantau Kesiapan Pompa Air di Area Green Garden