Example floating
Example floating
BeritaDaerahPariwisataPemerintahan

Sejumlah Menteri Lakukan Penanaman Magrove Usai Ikuti Acara Puncak Sail Tidore 2022

×

Sejumlah Menteri Lakukan Penanaman Magrove Usai Ikuti Acara Puncak Sail Tidore 2022

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Malut,Tidore. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, didampingi Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, dan Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim melakukan penanaman  Mangrove di sekitar Lokasi Sail Tidore, Pantai Tugulufa, Sabtu (26/11/2022).

Penanaman berlangsung usai Acara Puncak Sail Tidore yang diresmikan oleh Luhut Pandjaitan dengan menekan Sirene dan disambut dengan pemukulan tifa oleh Para Menteri lainnya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Lokasi penanaman Mangrove yang memang berada di Kawasan Pantai Tugulufa ini melalui Peraturan Daerah Kota Tidore Kepulauan Nomor 4 Tahun 2022 tentang RTRW Kota Tidore Kepulauan, telah ditetapkan sebagai bagian Rimba Kota yakni bagian dari Kawasan Ruang Terbuka Hijau Kota.

Penanaman berlangsung cukup singkat namun berhasil membawa sebuah perubahan untuk Kota Tidore Kepulauan di masa depan dengan keberadaan pohon-mangrove yang baru ditanam.

Baca Juga :  Aktivis Samata Soroti Sikap Bungkam Kadisbud Takalar Terkait Rekanan Buku

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Syarief, bahwa luas kawasan kurang lebih 2 Hektare namun menjadi sebuah kawasan yang strategis karena berada di jantung kota dan telah menjadi habitat bagi berbagai macam burung, reptil, krustasea dan ikan.

Diketahui juga bahwa Mangrove memiliki peranan penting dalam melindungi pantai dari gelombang air, angin dan badai. Mangrove dapat menyerap karbon dengan kecepatan dua sampai empat kali lebih besar dari Hutan Tropis dan menyimpan tiga sampai lima kali lebih banyak karbon per area setara dari hutan tropis.

 “saat ini Kota Tidore Kepulauan memiliki total kawasan lindung 78.231,14 Hektare atau 45,93 persen dari total seluruh wilayah Kota Tidore Kepulauan, sehingga menjadikan Kota Tidore Kepulauan sebagai Kota Konservasi,” tutur Muhammad Syarief.

 

Reporter : Aswan /hms

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit