Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai dari komisi tiga meninjau langsung kondisi dalam tambang galian C, disambut aksi unjuk rasa.
Berkaitan hal tersebut anggota DPRD Sinjai, sebelum kelapangan meninjau lokasi dan mendengar aspirasi masyarakat.
“Adanya aspirasi yang masuk kita menerimanya untuk ditindak lanjuti. Dan akan dilakukan RDP sebentar jam 14:00 Wita,” ucap Drs. Akmal, Ketua Komisi III DPRD Sinjai, Rabu (9/06/21).
Berita Terkait: https://faktual.net/aktifitas-tambang-kuburan-runtuh-tanggung-jawab-siapa-ini-kata-pemiliknya/
Dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), akan rekomendasikan kepada pihak terkait melakukan penutupan.
“Kami akan merekomendasikan kepada pihak terkait untuk melakukan penutupan tambang ini karena masyarakat resah,” kata Akmal.
Dipertegas oleh legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) apabila rekomendasi dari hasil RDP tidak di gubris.
“Apabila rekomendasi tidak diindahkan oleh pihak terkait maka akan dilakukan langkah hukum,” tutupnya.
Sementara salah satu warga atas namakan tokoh masyarakat, menyampaikan langsung tuntutanya.
“Masyarakat akan menurunkan lebih banyak massa lagi dan ingin menuntut agar diperbaiki lokasi tambang untuk memperbaiki dan menutup proses pekerjaan tambang,” tegasnya.
Dalam tinjau lokasi tersebut dihadiri anggota DPRD Sinjai, yakni Akmal, A.jusman, Kamrianto, A.Abradsman, Zainal Hasnur, Musawir, Ardiansyah bersama tokoh masyarakat dan pemuda.
Adapun masyarakat yang turun dari beberapa dusun yang mewakili masyarakat adalah Dusun Baccara, Betenge, Maroangin, dan Cempa’e Desa Tongke Tongke.
Editor: Dzul














