Faktual.Net, Jakarta Pusat, DKI Jakarta-SD Perguruan Cikini, Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan Gebyar Budaya Nusantara (GBN), Rabu (26/10/2022). Kegiatan ini merupakan satu mercu suar dari seluruh kegiatan yang ada di Yayasan Perguruan Cikini terutama di unit SD.
Kegiatan yang sudah berlangsung selama 9 tahun, dan sempat terhenti di tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. Di kegiatan ini selalu mengedepankan tradisi, adat istiadat dan budaya daerah yang beragam agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Seiring berakhirnya masa pandemi, dan berangsur-angsur sudah memasuki masa normal, maka SD Perguruan Cikini kembali menggelar kegiatan GBN.
Kepala Sekolah Aida Juninda menjelaskan, dalam perjalananannya selama 9 tahun GBN SD Percik sudah menampilkan berbagai budaya dari daerah Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera selatan, Kalimantan, NTB dan NTT serta Bali.
Pada pelaksanaan GBN tahun ini kembali SD Percik mengangkat budaya Betawi sebagai Implementasi Kurikilum Merdeka. Adapun tema GBN kali ini adalah Kearifan Lokal adat istiadat dan budaya daerah Jakarta atau Betawi.
Rangkaian acara GBN SD Percik tahun 2022 dimulai dengan GENTA BUDAYA (Gerakan Cinta Budaya) dalam bentuk Nobar (Nonton Bareng) Film dokumenter tentang sejarah, perkembangan adat istiadat serta budaya masyarakat Betawi tempo dulu.“Tujuan kegiatan nobar ini dimaksudkan untuk menanamkan rasa cinta dan penghargaan terhadap budaya Betawi yang saat ini sedang ditingkatkan mulai dari lingkungan sekolah.
Dilanjutkan dengan penampilan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). P5 adalah salah satu target pencapaian yang ada dalam kurikulum Merdeka. Tahun ini, penerapan kurikulum merdeka jenjang SD terdapat pada jenjang kelas 1 dan kelas 4,”ujar Aida.
lebih jauh ia menjelaskan, penampilan P5 ini dipersiapkan oleh siswa dan guru berkolaborasi dengan orang tua siswa selama dua minggu.
Beraneka penampilan siswa seperti : Menari Jali-jali dari kelas 1B, Lenong Petualangan Shenna dari kelas 4A, Gerak dan tari Kicir-Kicir dari kelas 1C, Lenong bocah berjudul Stop Bullying dari kelas 4B, Menari Medley lagu Betawi dari kelas 1A dan diakhiri oleh Lagu dan Musikal Betawi dari kelas 4C.
Dalam beberapa penampilan siswa ini diperkenalkan mengenai seniman betawi, lagu daerah betawi, permainan betawi, dan pentun-pantun nasehat yang erat kaitanya dengan kebudayaan betawi. Lagu Sang Bango, Hujan Gerimis, Cik Abang adalah lagu yang menggunakan bahasa asli betawi dipopulerkan oleh tokoh sekaligus artis segala jaman asli Betawi yaitu Haji Benyamin Sueb.Dengan penampilan ini diharapkan siswa siswi SD Perguruan Cikini akan menjadi pelajar yang berpancasila. Adapun profil pelajar Pancasila adalah :
1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia.
2. Berkebhinekaan global
3. Memiliki semangat bergotong royong.
4. Mandiri
5. Kreatif dan
6. Bernalar kritis.
Setelah penampilan P5 yang sangat meriah, masih diuraikan olehnya, kegiatan dilanjutkan dengan Festival Permainan Tradisional Betawi.
Tujuan kegiatan ini agar siswa siswi mampu mengenal dan dapat mempraktikkan permainan tradisional betawi yang sudah mulai kurang diminati oleh anak anak jaman sekarang.
Beberala permainan yang dilakukan adalah permainan dampu bulan, permainan gelindingan ban, permainan galasin dan permainan gasing.
“Saya mengajak kepada seluruh siswa untuk bisa mengapresiasi, mencintai dan menghargai budaya betawi sebagai budaya lokal kita. Siapa lagi yang akan melestarikan budaya betawi kalau bukan kita sebagai warga masyarakat Jakarta. Mari bersama sama menjadikan budaya daerah sebagai tuan rumah di negeri sendiri,”terangnya.
(YS Percik/Amin)
Tanggapi Berita Ini













