oleh

SD Inpres Kampung Parang Terancam Disegel Pemilik Lahan

Faktual.Net, Gowa, Sulsel Sekolah Dasar (SD) Inpres Kampung Parang, Kelurahan Lembang parang, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa terancam akan disegel oleh ahli waris pemilik lahan.

Gedung Sekolah Dasar Inpres Kampung Parang yang dibangun sejak tahun 1981 terancam disegel oleh ahli waris apabila pihak pemerintah tidak melakukan pembebasan lahan.

Ancaman penyegelan itu di sampaikan ahli waris Badjo Bin Manra melalui kuasanya selaku pemilik lahan yang berdiri diatasnya gedung sekolah.

Syamsuddin selaku ahli waris sudah memberi kuasa kepada Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasional Anti Korupsi (LSM INAKOR) untuk melakukan pendampingan dan komunikasi ke tingkat pemerintah kabupaten untuk menyelesaikan kasus lahannya.

Asywar. S.ST., S.H Selaku Ketua LSM INAKOR GOWA membenarkan hal itu saat di konfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon, Rabu (03/11/2021)

“Ia kami dari LSM INAKOR GOWA dikuasakan oleh Syamsuddin, selaku ahli waris dari Badjo Bin Manra untuk melakukan pendampingan terkait permasalahannya.

Sekarang kami sudah melakukan persuratan ke Bupati Gowa, meminta pihak Pemkab melakukan pembebasan lahan yang ada di atasnya bangunan SD Inpres Kampung Parang,” ucap Asywar.

“Kita berharap pihak pemerintah cepat merespon surat yang masuk, dan mengambil langkah tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut, agar proses belajar mengajar tidak terganggu, apalagi proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru saja di langsungkan bagi sebagian siswa,” tambah Asywar.

Lebih lanjut Asywar menjelaskan, bahwa luas lahan milik ahli waris 1200 m2 atau 12 are, yang berdiri bangunan sekolah sejak tahun 1981 sampai sekarang.

“Kami tinggal menunggu balasan surat dari Pemda Gowa, semoga pihak pemerintah ataupun dinas terkait cepat merespon surat yang kami masukkan, agar proses belajar mengajar tidak terhambat,” tutupnya.

Laporan: Tim Media

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :