Faktual.Net, Butur, Sultra. Terkait dukungan masyarakat Ronta Raya untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton Utara (Butur) 2020 yang dibeberkan disejumlah media beberapa hari lalu, menjadi perbincangan hangat bagi masyarakat Buton Utara (Butur), khususnya warga Ronta Raya.
Dalam pemberitaan, ada pihak-pihak yang mengklaim bahwa wilayah Ronta Raya didominasi oleh pendukung pasangan calon Ridwan Zakariah & Ahali (RZ – Ahali). Hal itu, membuat kesal masyarakat desa Ronta.
Rusdin selaku tokoh masyarakat Desa Ronta menilai bahwa masyarakat Ronta Raya tak bisa diklaim – klaim seperti itu, apalagi sepenuhnya oleh pasangan RZ – Ahali.
“Jangan main klaim, sebab ada tiga Figur pasangan calon yang akan memeriahkan pesta Demokrasi Desember mendatang. Ada paslon Abu Hasan – Suhuzu (AHS) dan Aswadi – Fahrul yang memang memiliki basis massa masing -masing. Itu jelas kenyataan dilapangan,” jelasnya kepada wartawan Faktual.Net pada Ahad, 14/6/2020.
Ia juga mengatakan, bahwa kekuatan pasangan AHS di Ronta Raya untuk pilkada Desember mendatang akan jauh lebih kuat dari pada sebelumnya yang memang atas dasar simpul kekuatan beberapa tokoh yang masih menginginkan Abu Hasan untuk melanjutkan kepemimpinannya di Buton Utara.
“Kami Optimis untuk kemenangan AHS di Ronta Raya, kamipun menilai bahwa petahana masih diinginkan oleh masyarakat Ronta Raya. Kami sebagai masyarakat menilai pembangunan infrastruktur saat kepemimpinan Abu Hasan diperiode pertama sepenuhnya didedikasikan untuk kesejahtreaan rakyat, dan yang paling menyentuh yakni pemberdayaan dan pembinaan masyarakat dalam memajukan pertanian dan ekonomi mikro”, ucap Rusdin.
“Terbukti, para petani disini merasakan peningkatan panen tiap tahun selama Abu Hasan dan Ramadio memimpin, dengan menurunkan sejumlah bantuan alat produksi yang memudahkan masyarakat dalam bidang pertanian”, sebut Rusdin.
Ronta Raya terdiri dari Desa Ronta, Desa Rante Gola, Desa Gunung Sari, dan Desa Angkalo merupakan wilayah Dapil dari anggota Legislator Nasri dan Josri yang memang jelas untuk basis keduanya. Tapi bedakan antara pemilihan legislatif dan pilkada.
“Kalau kita bicara soal pemilihan legislatif dan eksekutif berbeda. Saya pribadi tidak memiliki massa besar, akan tetapi saya memiliki keluarga yang tersebar disemua Desa Ronta Raya,” tambahnya.
Rusdin menekankan bahwa semua figur pasti punya massa, semua figur punya pendukung. Masing – masing pendukung punya keluarga. Jadi klaim sepihak karena karena anggota DPRD yang mendukung RZ – Ahali, maka disimpulkan bahwa Ronta Raya sdh pasti mendukung RZ – Ahali, belum tentu.
“Bahwa di Ronta Raya ada pendukung RZ – Ahali itu benar, tapi ingat Abu Hasan punya pendukung, Aswadi juga punya pendukung”, tutupnya.
Reporeter : Zahirudin















