oleh

Resmikan Gedung Tata Busana SMKN 1 Kolaka, Dikbud Sultra: Sekolah Harus Jadi Penggerak

📷Ketgam: Kadis Dikbud Sultra saat bawakan sambutan dalam peresmian gedung tata busana bantuan Center Of Excellence.

Faktual.Net, Kolaka, Sultra — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Asrun Lio, M.Hum, PhD resmikan Gedung Tata Busana Bantuan Senter Of Excellence (CEO) Sektor lainnya, SMKN 1 Kolaka, Jumat (05/02/2020).

Asrun Lio menyampaikan, sangat mengapresiasi semua inovasi kegiatan sekolah khususnya yang dilakukan oleh Kepalah Sekolah SMKN 1 Kolaka saat ini, sebagai bentuk kerja keras yang tidak lepas dari semua komponen yang ada. Di antara 164 SMK di Sultra hanya dua sekolah yang dapat program ini.

“Hanya ada dua sekolah yang mendapat progam yakni SMKN 1 Kolaka dan SMKN 1 Baula, yang membedakan hanya fokusnya saja kedua ini menjadi Center Of Excellence sebagai pusat keunggulan dan keunggulan pusat busananya adanya disini, semoga CEO akan menjadi contoh sekolah lain dan agar sekolah sekolah yang lain juga bisa untuk memacu dirinya untuk menjadi center Of Excellence,” ungkap Asrun Lio dalam sambutannya.

Dia melanjutkan, semua komponen-komponen menjadi sekolah sebagai penggerak harus dari kepalah sekolahnya, gurunya, siswa dan lingkungannya. Berkerjasama membangun kemitraan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah ini progam sekolah penggerak ini di harapkan bisa satu atau dua kali lebih cepat.

“Bagi pengajar yang belum terdaftar, sekolah harus memastikan bahwa guru-guru itu sudah terdaftar Dapodik dan guru-guru yang menjadi model pengerak juga harus mendaftarkan diri, di aplikasi yang sudah di siapkan oleh kementerian,” Kata Asrun Lio, di Lokasi SMKN 1 Kolaka.

Tak hanya itu, Kepalah Sekolah berhasil membawa sekolahnya, menjadi sekolah penggerak. Maka empat tahun ke depan tidak ada yang diganti dan dana sharing dari APBD akan disalurkan ke sekolah sebagai stimulus untuk memancing dana-dana dari pusat.

“Karena ini merupakan bantuan untuk sekolah penggerak. Lingkungan sekolah harus menjadi penggerak untuk kemajuan sekolah mulai dari siswa, guru, dan kepalah sekolah harus selalu berbuat Center Of Excellence, dan menjadi contoh yang terbaik,” imbuh Asrun Lio.

📷Ketgam: Asrun Lio Kadis Dikbud Sultra tanda tangani penyerahan aset bantuan Center Of Excellence Sektor Lainnya. SMKN 1 Kolaka

Sementara itu, Abdul Muing S.Pd, M.M.Pd Kepelah Sekolah SMK Negeri 1 Kolaka, menyampaikan bantuan Of Center Excellent, Merupakan keputusan pemerintah direktorat Jendral Vokasi melalui peraturan perubahan nomor 20 tahun 2020 menjadi nomor 34 tahun 2020 tentang penetapan Sekolah Menengah Kejuruan sebagai Center Of Excellence.

“Melalui kesempatan ini kami menyampaikan dari empat belas ribu sekian SMK dan 50 Swasta se-Indonesia, Allhamndulillah dari 128 SMK yang ditetapkan sebagai center of excellence 2020 termasuk di dalamnya SMKN 1 Kolaka” ungkap Abdul Muing.

Dia melanjutkan, untuk kondisi siswa sebanyak 1054 siswa yang terdaftar dengan 38 ruangan belajar rumbel pada 31/02/201. “Untuk rumbel ini ada 10 terbilang tidak layak dan kami harapkan bisa ada renovasi,” harapnya.

Terakhir dia menyatakan, ada tiga item bantuan yang masuk di SMKN 1 yakni Gedung CEO, proses pembelajaran serta pengadaan perlengkapan Mesin Jahit dan perlengkapan Bordir.

“Mesin jahit dan perlengkapan bordir yang ada dalam gedung dengan nilai Rp 612 juta, yang sudah diraih tidak lepas dari petunjuk Kadis Dikbud Sultra,” pungkasnya.

Reporter: Kariadi

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :