oleh

PT.Pertamina Persero Integrated Terminal Jakarta Salurkan Bantuan untuk Warga yang Isolasi Mandiri di Tugu Selatan

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Kondisi COVID-19 di DKI Jakarta semakin mengkhawatirkan seiring dengan meningkatkanya kasus aktif COVID-19. Bahkan kasus aktif di DKI Jakarta mencatat rekor baru setiap harinya dalam dua pekan terakhir. Bila tidak ada langkah inovatif dan luar biasa bukan tidak mungkin kasus aktif di Jakarta diprediksi dapat mencapai angka lebih besar dari 100.000 pasien. Hal ini menjadi masalah besar karena rumah sakit rujukan COVID-19 di seluruh DKI Jakarta sudah overload. Bahkan Beberapa Rumah Sakit Rujukan serta Termpat Darurat Isolasi Komunal seperti Wisma Atlet penuh mencapai 90 %.

Hal tersebut yang kemudian mendasari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan PPKM yang kedua. Di hari pertama pelaksanaan PPKM tertanggal 3 Juli 2021, DKI Jakarta memecahkan rekor penambahan kasus positif  9.702 sebanyak. Total kasus terkonfirmasi positif pada pelaksanaan PPKM pada hari pertama meningkat dari   560.408 menjadi 570.110 kasus. Bahkan, penambahan kasus positif harian sebanyak 9.702 tertinggi selama sejarah pandemic COVID-19 berlangsung. Bahkan, secara data nasional pasien COVID 19 yang tidak tertolong meroket tercatat pada hari Rabu 8 Juli 2021 sebanyak 62.908 orang. Imbasnya Tempat Pemakamam Umum menjadi lebih “sibuk”. Jumlah pasien yang tidak tertolong pada hari itu secara nasional mencapai angka tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 ditemukan di Indonesia pada Maret 2020.

Kasus penambahan COVID-19 secara nasional serta ledakan tambahan kasus di DKI Jakarta pastinya berdampak terhadap penambahan kasus tekonfirmasi positif di wilayah. Berdasarkan informasi yang didapat Kota Administrasi Jakarta Utara mengalami kenaikan penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 80%.

Baca Juga :  Kurangi Beban Warga, Polres Kep Seribu Bagikan Bansos ke 129 KK di Slum Area

Dari sebelumnya bulan Juni 2021 tertulis sebanyak 2.073 pasien terkonfirmasi positif kemudian naik drastis menjadi 10.442 pasien. Kasus COVID-19 yang meningkat yang berdampak pada penuhnya Rumah Sakit serta tempat isolasi terpusat seperti Wisma Atlit. Hal ini menyebabkan banyak warga kemudian menjalankan  isolasi mandiri di rumah.

Berdasarkan informasi tersebut PT Pertamina Persero (Integrated Terminal Jakarta) bergerak sigap dalam membantu masyarakat khususnya di wilayah Tugu Selatan.

Menurut I Gusti Putu Octavio, Sr Supervisor HSSE PT. Pertamina Persero (Integrated Terminal Jakarta) menuturkan, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, merupakan daerah yang berada di wilayah ring I perusahaan yang merupakan daerah yang dekat dengan wilayah operasional perusahaan. menjadi tanggungjawab kami secara etis agar dapat berkontribusi secara tanggungjawab sosial khususnya di wilayah Tugu Selatan.

“Melalui agenda Kampung Safety kedepannya berencana akan mendampingi kawan-kawan Kelompok Siagan Bencana Tugu Selatan dalam berkegiatan ke arah pencagahan serta penanganan kebencanaan. Momentum penanganan COVID-19 kawan-kawan KSB langgung turun bergerak membantu masyarakat terdampak COVID-19.  Disalurkan paket sembako kepada warga yang terdampak COVID-19 yang sudah dikemas berupa Beras, minuman mineral, obat-obatan dan vitamin sebanyak 100 paket kepada warga Isoman di wilayah Tugu Selatan,”kata I.Gusti Putu Octavio, saat penyerahan bantuan di Kelurahan Tugu Selatan, Rabu (14/07/2021) kemarin, dalam rilis yang di terima media ini, Kamis  (15/07/2021).

Baca Juga :  Polsek Kep Seribu Utara Bagikan Bansos kepada 15 KK Warga Slum Area Pulau Pramuka

Lebih jauh ia menjelaskan, hal ini merupakan bentuk kerjasama ketanggap kebencanaan PT Pertamina (Persero) Integrated Terminal Jakarta bekerjasama dengan ACT. Selain itu juga melibatkan Tagana Dinsos Jakarta Utara dalam pembinaan serta pembimbingan terhadap Kelompok Siaga Bencana Tugu Selatan.

“Melalui kegiatan Kampung Safety ini para relawan KSB diharapkan mampu menjadi kelompok kerelawanan yang dapat  berbagai ancaman-ancaman bencana yang potensial dapat timbul.

Melalui kolaborasi ini juga diharapkan kedepan dapat menjadi pilot project dalam penangulangan kebencanaan yang sinergis dan terintegrasi denganberbagai pihak. Sesuai dengan slogan Jakarta Kota Kolaborasi,”terang Gusti Putu Octavio.

Lebih jauh ia menjelaskan, dalam kegiatan penanganan kebencanaan COVID-19 ini , PT Pertamina (Persero) akan memberikan bantuan berupa peralatan medis serta kebutuhan bantuan pokok untuk keperluan dapur umum. Dalam koordinasinya membina Kelompok Siaga Bencana Tugu Selatan sebagai agen pemantauan dan penanganan kebencanaan Bernama COVID Heroes.

Semoga masing-masing dapat menjadi Heroes atau Pahlawan bagi sesamanya. Semoga para COVID Heroes juga mampu mengedukasi para penyintas COVID-19 yang Isolman dirumah beserta juga pendampingan dari Puskesmas setempat.

“Kami pun berharap dapat dipantau kawan-kawan yang isolasi mandiri agar diberi pengetahuan terkait edukasi penanganan COVID yang tepat. Sehingga harapanya dapat lahir heroes-heroes  dari masyarakat.  Ini merupakan bentuk saling kepedulian diantara sesame. Mengingat Bencana COVID-19 ini merupakan bencana kemanusiaan yang sebaiknya memerlukan penanganan tepat dan sigap,”tambahnya.

Reporter : Amin Hidayat

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :