Faktual.net, Jakarta Pusat, DKI Jakarta – Sabtu, 14 Februari 2026 – Pengurus Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi DKI Jakarta Periode 2025-2030 resmi dilantik oleh Prof. Dr. H. Arif Sumantri, SKM., M.Kes pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, di Aula Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Lantai 2, Jl Kesehatan No 1 Petojo Selatan Jakarta Pusat. Acara berlangsung dengan tema “Bersinergi Mewujudkan Lingkungan Sehat untuk Jakarta yang Berkelanjutan sebagai Kota Global”.
Acara yang dipandu oleh duo MC Jesica dan Gista mengantar peserta mengawali acara dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan Mars HAKLI.
Sebelum dilakukan pelantikan Khoirul Roji, SKM., MKL memberikan laporan selaku Ketua Panitia Pelaksana dengan menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran peserta pelantikan dan tamu undangan.
Ia juga menyampaikan “Pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan tujuan sesuai tema acara yaitu Bersinergi Mewujudkan Lingkungan Sehat untuk Jakarta yang Berkelanjutan sebagai Kota Global,” ujarnya.
Acara puncak Pelantikan Pengurus dilakukan dengan diawali Pembacaan SK Pengurus HAKLI Provinsi DKI Jakarta Periode 2025-2030 oleh Kartika dan dilanjutkan dengan pembacaan sumpah yang dilakukan oleh Para Tokoh Agama Islam dan Pembacaan Janji oleh Tokoh Agama Kristen Katolik dan Kristen Protestan.
Pembacaan Sumpah dibacakan oleh Ketua Umum HAKLI dilanjutkan dengan penandatangan Berita Acara Penyerahan SK dari Pengurus Pusat kepada Pengurus DKI serta disaksikan oleh Para Tokoh Agama.
Ketua Umum HAKLI Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.Kes., MKes menekankan, “Pentingnya penanganan sampah secara terintegrasi sesuai Pasal 40 peraturan kepala daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia mengemukakan bahwa masalah sampah di DKI Jakarta tidak hanya berkaitan dengan lahan pembuangan, tetapi juga partisipasi masyarakat yang harus berfokus pada pengolahan bukan hanya pembayaran.
“Saya mengusulkan pengembangan ekonomi sirkular melalui produk seperti biodiesel dari sampah, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat RT/RW untuk memiliki fasilitas pengolahan sampah mandiri. Selain itu, kita harus menekankan bahwa sampah harus ditangani dari sumber dengan pemilahan dan pengolahan agar mendukung program energi terbarukan,” ujarnya lagi.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta diwakili dr. Rahmat Aji Pramono merupakan Ketua Subkelompok Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
Ia menyoroti kebijakan yang belum optimal diimplementasikan, khususnya terkait higiene dan sanitasi. Ia menjelaskan bahwa, “Sanitasi yang higienis harus menjadi budaya masyarakat, tidak hanya pada pengolahan pangan dan air minum, tetapi juga pada seluruh sektor terkait,” jelasnya.
Menurutnya, peraturan seperti Permen Kesehatan No.11 Tahun 2025 dan Permen No.9 Tahun 2021 perlu dioptimalkan melalui pemetaan, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai kementerian dan koperasi.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ikoh Maufikoh, ST., M.Si., selaku Kepala Bidang PPKL Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dari sumber, “Mari kita mendukung upaya penanggulangan pencemaran udara, dan meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan untuk mengatasi masalah banjir,” tegasnya.
Dalam kesempatan wawancara ketika ditanya terkait harapan kepada masyarakat dan mimpi HAKLI 5 (lima) tahun ke depan kepada Ketua HAKLI Provinsi DKI Jakarta, Muhadi., S.KM., MKM menegaskan, “Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dapat terwujud dalam 5 tahun ke depan, dengan dukungan media sebagai sarana penyebaran informasi,” ujarnya.
Acara pelantikan tersebut bukan saja untuk Pengurus di tingkat Provinsi DKI Jakarta tetapi juga di tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu dan kelima kota administrasi yang ada di wilayah DKI Jakarta meliputi: Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, sehingga diharapkan di wilayah DKI Jakarta yang merupakan Kota Metropolitan dan dalam rangka memasuki era Kota Global dapat memberikan manfaat dan HAKLI benar-benar menjadi role model bagi wilayah lain di seluruh Indonesia.
Reporter: Johan Sopaheluwakan























