oleh

Plt. Kades Lakarama Muna Dipolisikan Warganya

Faktual. Net, Muna, Sultra. Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat mendatangi Polres Muna pada Senin, 22/10/2018, kehadiran mereka atas panggilan sebagai saksi dalam laporan terkait dugaan korupsi pengadaan Mesin Katinting yang tidak sesuai perencanaan oleh Plt.Kepala Desa.

Menurut mereka, pengaduan tersebut tidak tanggung-tanggung ditembuskan ke Polda Sultra, Kejaksaan Negeri Muna, Inspektorat Kabupaten Muna dan ke Ombudsman Sulawesi Tenggara.

Dalam pengaduannya, masyarakat menduga Plt. Kepala Desa Lakarama Asrul Hidayat telah melakukan tindak pidana dugaan korupsi dalam pengadaan Mesin Katingting merek Honda yang tidak sesuai dengan spesifikasi hasil rembuk masyarakat dalam musyarawah Rembuk Desa.

Menurut Pak Madung tokoh masyarakat Desa Lakarama yang didampingi oleh Perangkat Desa lainnya dan beberapa perwakilan dari tokoh masyarakat, bahwa dalam kesepakatan Rembuk Desa pengadaan Mesin Katinting merek Yamaha 5,5 PK sebanyak 30 unit, tapi dalam pelaksanannya yang ada yakni merek Honda buatan Thailand 5 PK, itupun hanya 15 unit.

“Pengadaan ini masuk program tahap pertama pencairan Dana Desa (DD), dengan anggaran 150 juta, tetapi sampai pada pencairan Dana Desa tahap dua, Mesin Katinting yang dimaksud tidak kunjung tiba,” beber Madung.

Selain dugaan korupsi tentang pengadaan mesin yang perbedaannya mencapai 2 juta rupiah, Mariyanto yang tercatat sebagai Wakil Ketua BPD sesuai SK Bupati Muna Nomor 54 Tahun 2013 akan melaporkan mengenai pengangkatan dirinya sebagai anggota BPD dan mendapatkan tunjangan dengan jabatan tersebut selama kurun waktu 5 tahun.

“Setelah masalah kasus mesin ini mencuat saya baru menerima SK itu dan disini saya merasa dirugikan karena tunjangan sebagai Wakil Ketua BPD disembunyikan hanya dijadikan sebagai anggota biasa, yang mana selisi honornya berkisar 150 ribu, berjalan 5 tahun, ungkap Mariyanto.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Muna, IPTU Fitrayadi, S.Sos,.SH saat ditemui awak media membenarkan adanya pengaduan dari Masyarakat Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna, terkait kasus pengadaan Mesin Katinting dengan menggunakan Dana Desa 2018.

“Sejauh ini kami masih mendalami kasusnya, kami baru memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangannya sebagai saksi,” jelasnya.

Penulis : Abd. Rasyid Suyoto

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :