Example floating
Example floating
NasionalReligi

PGPI dan PEWARNA Indonesia Tutup Tahun 2024 dengan Deklarasi Kerjasama dan Dukungan Pemerintah

×

PGPI dan PEWARNA Indonesia Tutup Tahun 2024 dengan Deklarasi Kerjasama dan Dukungan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta Utara, DK Jakarta – Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) mengadakan pertemuan penting dengan PEWARNA Indonesia, pada Senin, 23/12/2024 bertempat di Sekretariat PGPI, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menandai berakhirnya tahun 2024 dengan sejumlah deklarasi kerjasama dan komitmen untuk mendukung pemerintahan baru. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Pdt. Jason Balempapoeng, yang menyampaikan rasa syukur atas kerjasama yang terjalin.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Tema Natal “Yesus Kristus sebagai Teladan yang Agung” (Filipi 2:5-21) menjadi sorotan utama pertemuan. Pdt. Balempapeong menekankan pentingnya kembali pada esensi Kekristenan, yaitu solidaritas dan persatuan, di tengah tantangan yang dihadapi bangsa. Ia mengkritisi kecenderungan untuk menyelamatkan diri sendiri di tengah krisis, seraya mengajak umat Kristen untuk aktif mendukung program-program pemerintah.

PGPI menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah seperti penyediaan sarapan dan makan siang bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil, serta program pembangunan rumah rakyat.

Komitmen ini diperkuat dengan rencana kegiatan PGPI di tahun mendatang, termasuk Rakernas pada Januari 2025 dan World Wide Conference III (WWC III).

Salah satu poin penting pertemuan adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Forst Flare dan deklarasi kerjasama antara umat Kristen di Indonesia dan Australia.

Deklarasi ini menegaskan kesatuan yang tak terpisahkan antara kedua negara, baik dalam konteks keagamaan maupun antar umat Kristen di seluruh dunia.

Kerjasama ini melibatkan tokoh-tokoh penting seperti Dr. Paul McCharty dari Australia dan Pdt. Jason Balempapoeng dari Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, direncanakan Konferensi Lintas Budaya ke-4 pada tahun 2025 yang akan melibatkan sister city dari komunitas Kristen di Australia, Amerika, dan seluruh dunia. PEWARNA Indonesia akan berperan aktif sebagai panitia dalam konferensi yang akan diadakan di Indonesia. MoU ini berdiri sendiri dan terpisah dari konferensi lintas budaya yang bertujuan untuk menyatukan orang Indonesia di seluruh dunia.

Pdt. Balempapoeng juga menyampaikan rasa syukur atas pertumbuhan PGPI hingga saat ini. Ia menyebutkan beberapa nama sebagai Ambasador Pentacostal World Fellowship di Indonesia, yaitu Pdt. Niko N, Pdt. Paul Wijaya, dan dirinya sendiri. William Wilson juga disebutkan sebagai panitia dalam perayaan 100 tahun PGPI.

Pertemuan diakhiri dengan pernyataan bahwa PGPI telah resmi bergabung dengan Persekutuan Gereja Pentakosta Dunia.

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit