Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadlineHukumNasionalPemerintahan

Perusakan Rumah Doa di Padang Sumatera Barat Harus Diusut Dan Proses Hukum

×

Perusakan Rumah Doa di Padang Sumatera Barat Harus Diusut Dan Proses Hukum

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net,Jakarta – Peristiwa perusakan dan intimidasi terhadap jemaat dan anak-anak dirumah doa dan pendidikan agama milik jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu 27 Juli 2025 mendapat kecaman keras berbagai elemen.

Dewan Pimpinan Pusat Barisan Kader (DPP Barikade) Gus Dur mendesak peristiwa tersebut segara diusut. Bahkan, proses hukum terhadap peristiwa dan para pelaku harus segera berjalan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Kami dari DPP. Barikade Gus Dur mengecam keras atas perbuatan yang tidak terpuji ini. Kami mendesak agar Baoak Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri mengambil tindakan tegas, proses hukum kepada para pelakunya,” ujar Sekjen DPP. Barikade Gus Dur, Pasang Haro Rajagukguk. SH.MH, di Jakarta Senin (28/7/2025).

Baca Juga :  Ka Kuhu Bersama R.V.M.N & Partners Datangi Kantor Maxim, Minta Klarifikasi Terkait Kebijakan Potongan dan Perlindungan Driver Ojol

Menurutnya apa yang telah terjadi tidak bisa dibiarkan. Sebab, jika tidak diproses para kelompok intoleran dan kriminal akan semakin merajalela. Kejadian serupa akan dapat terjadi lagi dimana-mana.

Pernyataan sikap tesmi ini menyikapi informasi yang viral, dimanabsebuah rumah doa dan tempat siswa Kristen belajar milik jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Padang dirusak warga. Video perusakan rumah tersebut beredar di media sosial.

Dalam video itu, tampak sejumlah warga menghancurkan kaca-kaca jendela dengan batu dan kayu. Mayoritas wanita yang berada di dalam rumah bergegas keluar membawa anak-anak yang menangis histeris.(zul)

Tanggapi Berita Ini