Penjualan Pupuk PT ALIAN AGRI ABADI Area Sulawesi Sasar Nonsubsidi.

39

Faktual.Net, Kolaka, Sultra. PT. Alian Agri Abadi Distributor Pupuk Non Subsidi dari PT. Pupuk Kujang Member Of PT Pupuk Indonesia Persero (BUMN), semakin gencar menyasar pasar pupuk nonsubsidi dengan menaikkan target penjualan hingga 1.000 ton sepanjang tahun ini, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi 2018 sebanyak 800 ton.

M H Rachman, Direktur Operasional PT. Alian Agri Abadi Yang merupakan Partner Kerja PT. Pupuk Kujang Cikampek, mengatakan perusahaan menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target penjualan pupuk nonsubsidi sebanyak 1.000 ton. Salah satunya adalah menyiapkan dana senilai Rp. 50 Juta untuk Kegiatan Sosialisasi dan Temu Tani di beberapa Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan akan meminta tambahan kapasitas produksi NPK hingga 3.000 ton diakhir tahun 2019.

Menurutnya, permintaan pupuk nonsubsidi terus mengalami pertumbuhan, meski belum menunjukkan angka yang fantastis. Hingga Mei 2019, perusahaan telah mencatatkan penjualan pupuk nonsubsidi sebanyak 200 ton.

“Petani di sektor tanaman pangan mulai tertarik dan beralih ke pupuk nonsubsidi, karena memberikan hasil produksi yang tinggi,” katanya di Area Sosialisasi di Kabupaten Konawe.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Proklamasi BPP Kendari Adakan Kompetisi 5-S

M H Rachman, menuturkan selisih hasil tanam dari penggunaan pupuk nonsubsidi mencapai 2 ton per hektare. Bahkan saat ini pupuk nonsubsidi dengan merek Jeranti, Nitrea, dan Nitroska, telah menjadi andalan perusahaan meraih penjualan.

Dia juga menjanjikan akan melakukan edukasi yang lebih intens kepada petani mengenai kelebihan pupuk nonsubsidi. Dengan begitu, perusahaan berharap akan tercipta pasar baru untuk pupuk nonsubsidi di dalam Area Sulawesi.

“Salah satu program retail adalah untuk mempersiapkan itu dana subsidi langsung ke petani, tidak lagi ke industri pupuk. Kami akan mencoba mengambil yang lain. Pupuk customized akan sangat menguntungkan petani,” ujarnya.

Sekedar diketahui, saat ini Pupuk Kujang Cikampek masih mengandalkan penjualan pupuk subsidi, dengan porsi mencapai 70% dari total seluruh penjualan. Hal itu membuat perusahaan tetap menjadikan Urea dan NPK sebagai fokus penjualan perusahaan kepada para petani.

Baca Juga :  SDN 4 Wakorumba Selatan Panen Prestasi Di Ajang Olahraga Tingkat Kecamatan

Setelah itu, Pupuk Kujang Cikampek akan fokus menggarap produk retail, dengan harapan mampu mengantisipasi penurunan harga komoditas. Program retail yang dikerjakan perusahaan bukan hanya menjual pupuk nonsubsidi, tetapi juga menjadikan satu paket produk untuk menyuburkan lahan kepada petani.

“Tahun lalu, kami tidak memasang target penjualan untuk pupuk nonsubsidi, tetapi untuk tahun ini kami menargetkan 1.000 ton untuk Area Sulawesi ,”ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Corporate Communication PT. Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana menyampaikan PT. Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan pasokan pupuk bersubsidi untuk 4 pekan mendatang. Pasokan yang disediakan Pupuk Indonesia terdiri dari 960.729 ton Urea, 200.726 ton NPK, 63.898 ton SP-36, 90.222 ton Za, 44.969 ton organik.

“Stok pupuk melebihi ketentuan Kementerian pertanian agar pendistribusiannya ke kios resmi penjual pupuk bersubsidi dapat dilakukan segera jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan permintaan,” katanya.

Reporter : Wa Ode Deli Yusniati

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :