Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Agama

Jangan Bermain-main dengan Kata-kata

61
×

Jangan Bermain-main dengan Kata-kata

Sebarkan artikel ini
IMG-20260317-WA0171
IMG-20260316-WA0705(1)
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta Barat, DKI Jakarta – Selasa (17/3/2026) –  Amsal 26:18–19 (TB)
“Seperti orang gila menembakkan panah api, panah dan maut, demikianlah orang yang memperdaya sesamanya dan berkata: “Aku hanya bersenda gurau.”
Banyak orang berkata, “Saya cuma bercanda.” Tetapi Alkitab menunjukkan bahwa tidak semua candaan itu aman. Ada kata-kata yang kelihatannya ringan, tetapi sebenarnya melukai.

Amsal 26:18–19 menggambarkan orang yang bercanda seperti orang gila yang menembakkan panah api. Gambaran ini sangat kuat. Panah api bisa membakar dan merusak. Demikian juga kata-kata yang sembrono bisa menghancurkan hati orang lain.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Di zaman sekarang, candaan bisa datang lewat percakapan langsung, media sosial, atau grup chat. Kadang orang meremehkan dampaknya. Tetapi penelitian psikologi menunjukkan bahwa kata-kata negatif yang terus-menerus diterima seseorang dapat memengaruhi rasa percaya diri dan kesehatan mentalnya.

Firman Tuhan mengingatkan kita untuk berhati-hati. Kata-kata bukan hanya suara. Kata-kata bisa membangun atau menghancurkan. Satu kalimat bisa memberi semangat, tetapi satu kalimat juga bisa membuat seseorang kehilangan harapan.

Billy Graham pernah berkata: “Lidah tidak bertulang, tetapi cukup kuat untuk menghancurkan hati.”

Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menggunakan kata-kata dengan bijaksana. Jangan menyakiti lalu bersembunyi di balik kata “cuma bercanda.” Jika sesuatu bisa melukai, lebih baik tidak diucapkan.

Tuhan mau kita menjadi pembawa damai, bukan penyebab luka. Kata-kata kita harus mencerminkan kasih dan kebenaran.Hari ini, coba kita bertanya dalam hati: apakah kata-kata saya selama ini lebih banyak membangun atau justru melukai orang lain?Gunakan mulut Anda untuk memberkati. Karena kata-kata yang keluar dari kita bisa menjadi alat Tuhan untuk menguatkan banyak orang.“Kata-kata memiliki kekuatan untuk membangun atau menghancurkan.” — Max Lucado

Tanggapi Berita Ini