Example floating
Example floating
Headline

Penerbangan Palu–Guangzhou Resmi Mengudara, Peluang Ekspor dan Investasi Sulawesi Tengah Kian Terbuka

×

Penerbangan Palu–Guangzhou Resmi Mengudara, Peluang Ekspor dan Investasi Sulawesi Tengah Kian Terbuka

Sebarkan artikel ini

faktual.net,Palu,Sulteng– Momen bersejarah kembali ditorehkan Sulawesi Tengah. Penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) resmi mengudara dari Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Kamis malam (6/8/2026), menandai babak baru konektivitas global bagi Bumi Tadulako.

Penerbangan yang dioperasikan Garuda Indonesia menggunakan pesawat Boeing 737-800 berkapasitas 157 penumpang itu berangkat dengan tingkat keterisian 100 persen. Seluruh kursi terjual habis, bahkan pemesanan untuk sepekan ke depan juga dilaporkan telah penuh. Rute langsung menuju Guangzhou ditempuh dalam waktu sekitar lima jam.

Keberangkatan penerbangan perdana ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat sekaligus menandai kembalinya Bandara Mutiara SIS Al-Jufri sebagai gerbang internasional yang menghubungkan Sulawesi Tengah dengan kawasan Asia.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut penerbangan tersebut sebagai tonggak penting dalam sejarah pembangunan daerah. Menurutnya, hadirnya rute internasional bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat dan tenaga kerja, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi masuknya investasi, peningkatan perdagangan, hingga pertumbuhan sektor pariwisata.

“Ini sejarah baru bagi Sulawesi Tengah. Penerbangan ini bukan hanya untuk mobilitas tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang investasi, perdagangan, dan pariwisata,” ujar Anwar.

Ia mengungkapkan, Garuda Indonesia dijadwalkan melayani rute Palu–Guangzhou sebanyak dua kali dalam sepekan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga terus memperluas konektivitas udara internasional. Dalam waktu dekat, China Southern Airlines direncanakan membuka penerbangan langsung rute Guangzhou–Palu. Sementara itu, Sriwijaya Air tengah mempersiapkan layanan penerbangan umrah dari Palu melalui Malaysia menuju Jeddah.

Baca Juga :  ORI Sultra Perkuat Sinergi Penyelenggara Layanan Melalui Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Tahun 2026 

Meski demikian, Anwar menegaskan peningkatan fasilitas Bandara Mutiara SIS Al-Jufri akan terus dilakukan agar pelayanan bagi penumpang internasional semakin optimal dan memenuhi standar penerbangan global.

Di sisi lain, Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetiyohadi, menjelaskan penerbangan perdana sempat mengalami penyesuaian jadwal karena harus menunggu selesainya proses perizinan dari Civil Aviation Administration of China (CAAC) dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia.

“Proses perizinan dari kedua negara membutuhkan waktu sehingga jadwal sempat disesuaikan. Namun, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Seluruh kursi penerbangan perdana terjual habis dan pemesanan untuk sepekan ke depan juga telah penuh,” ungkapnya.

Beroperasinya rute internasional Palu–Guangzhou diharapkan menjadi katalis bagi percepatan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah. Selain meningkatkan arus wisatawan mancanegara, jalur ini juga diyakini akan memperkuat aktivitas ekspor, memperluas peluang investasi, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat internasional.

Dengan dibukanya rute ini, Sulawesi Tengah tidak hanya semakin terkoneksi dengan dunia, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Reporter: Handri

Tanggapi Berita Ini